Suara.com - Komisi VII DPR menolak usulan pemerintah yang ingin menaikkan tarif dasar listrik untuk pelanggan rumah tangga golongan 450 VA-900 VA tahun 2016. Sebab, kondisi perekonomian masyarakat saat ini sedang bergejolak.
"Jadi tadi dari hasil rapat dengan poksi masing-masing fraksi, kami memutuskan, DPR tidak setuju usulan pemerintah yang akan menaikkan TTL pada golongan 450 VA dan 900 VA," kata pimpinan rapat kerja RAPBN sektor energi, Tamsil Linrung, di gedung DPR, Rabu (24/6/2015).
Menurutnya dengan adanya kenaikan tarif listrik pada golongan tersebut akan lebih menyengsarakan masyarakat kecil.
"Waktunya belum tepat untuk kenaikan listrik, karena kondisi ekonomi kita sedang bergejolak dan kalau ada kenaikan ini malah menambah beban rakyat. Karena kami konsen dengan kesejahteraan masyarakat," kata dia.
Oleh sebab itu, lanjut dia, DPR meminta kepada pemerintah agar mengkaji kembali tarif listrik untuk kedua golongan tersebut dengan keekonomian dan tidak memberikan beban kepada masyarakat.
"Jadi tolong dikaji kembali harganya agar tidak menyulitkan masyarakat," katanya.
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Tekanan Jual Masih Hantui IHSG di Sesi I, 702 Saham Kebakaran
-
Pemerintah Terapkan 1617 dan 2527 April 2026, Tiket Kereta dan Kapal Didiskon 30 Persen
-
Jelang Ramadan, Harga Cabai Rawit Makin Pedas
-
IHSG Rungkad, Saham Apa yang Masih Layak Dibidik?
-
BCA Minta Gen Z Tak Gegabah Beli Kendaraan Lewat Skema Cicilan
-
BRI Salurkan Rp16,16 Triliun KPR Subsidi untuk Program 3 Juta Rumah
-
IIMS 2026: PLN Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik, 5.000 SPKLU Tersebar Nasional
-
Purbaya Jawab Rating Negatif Moody's, Siap Koreksi Anggaran MBG Jika Ada Pemborosan
-
BTN Bidik Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi di 2026
-
Dialog Oman Dimulai, Harga Minyak Dunia Merosot pada Akhir Pekan