Suara.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (5/8/2015) dibuka menguat tipis sebesar 5,3 poin menjelang rilis data produk domestik bruto (PDB) dalam negeri untuk kuartal kedua 2015.
"Hari ini, Badan Pusat Statistik (BPS) sedianya akan mengumumkan angka PDB. Data itu penting karena akan menentukan tingkat optimisme atau pesimisme dari kalangan pelaku pasar terhadap kondisi ekonomi ke depan," kata Kepala Riset Universal Broker Satrio Utomo di Jakarta.
IHSG BEI dibuka naik sebesar 5,3 poin atau 0,11 persen menjadi 4.786,39. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak menguat 1,35 poin (0,17 persen) menjadi 812,34.
Sejauh ini, lanjut dia, pasar mengharapkan pertumbuhan ekonomi nasional sesuai dengan optimisme Menteri Keuangan yang menyatakan angka pertumbuhan ekonomi di kuartal kedua lebih baik dari kuartal pertama yang sebesar 4,71 persen.
Ia mengatakan bahwa hasil dari data pertumbuhan ekonomi kuartal kedua 2015 yang sesuai dengan harapan akan mampu membuat IHSG BEI tetap berada di area positif dan akan menentukan arah tren pasar untuk jangka menengah.
"IHSG pada hari (Rabu) ini diperkirakan bergerak bervariasi di kisaran 4.771-4.805 poin," katanya.
Sebelumnya, Direktur Utama BEI Tito Sulistio mengatakan bahwa meski ekonomi bergerak menurun namun diharapkan kinerja emiten masih lebih baik sehingga dapat menjaga industri pasar modal ke depan.
Ia meyakini bahwa meyakini kinerja emiten dalam negeri masih lebih baik dibandingkan laju ekonomi nasional pada semester pertama tahun ini. Beberapa hasil kinerja keuangan emiten yang sudah melaporkan ke BEI terlihat beragam. Namun, persentase kinerja emiten yang menurun terpantau masih lebih baik dibandingkan prediksi ekonomi nasional.
Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng menguat 66,37 poin (0,27 persen) ke level 24.472,49, indeks Nikkei naik 101,89 poin (0,50 persen) ke level 20.622,25, dan indeks Straits Times melemah 6,49 poin (0,20 persen) ke posisi 3.184,96. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite
-
Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil
-
Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik
-
Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026
-
Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun