Suara.com - Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir naik Jumat (7/8/2015) WIB. Ini didorong oleh melemahnya dolar AS dan penurunan saham-saham di Wall Street.
Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember naik 4,5 dolar AS, atau 0,41 persen. Menjadi menetap di 1.090,10 dolar AS per ounce.
Emas mendapat dukungan karena Indeks Dolar AS turun 0,08 persen menjadi 97,82 pada pukul 19.00 GMT. Indeks adalah ukuran dari dolar terhadap sekeranjang mata uang utama.
Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar turun maka emas berjangka akan naik. Karena emas yang dihargakan dalam dolar menjadi lebih murah bagi para investor.
Emas juga menemukan beberapa dukungan dari pembelian safe haven oleh para investor karena saham-saham AS di Wall Street turun tajam pada Kamis. Para edagang juga menunggu laporan ketenagakerjaan dari Departemen Tenaga Kerja AS yang dijadwalkan akan dirilis pada Jumat waktu setempat.
Laporan resmi ketenagakerjaan mungkin akan menetapkan harapan untuk waktu kenaikan suku bunga bank sentral AS. Kenaikan suku bunga Fed mendorong investor menjauh dari emas dan menuju aset-aset dengan imbal hasil. Karena logam mulia tidak mengenakan suku bunga. Belum ada kenaikan suku bunga The Fed sejak Juni 2006, sebelum awal krisis keuangan Amerika.
Perak untuk pengiriman September bertambah 12,4 sen, atau 0,85 persen, menjadi ditutup pada 14,677 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik 5,1 dolar AS, atau 0,54 persen, menjadi ditutup pada 956,00 dolar AS per ounce. (Antara/Xinhua)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
-
Fadli Zon Kaget! Acara Serah Terima SK Keraton Solo Diserbu Protes, Mikrofon Direbut
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
Terkini
-
Alasan Proof of Reserve (PoR) Penting dalam Bursa Kripto, Ini Penjelasannya
-
Nilai Tukar Won Merosot, Laba Korean Air Ikut Anjlok 20%
-
Target Harga BBRI saat Sahamnya Ramai Diborong Investor Asing
-
82 Perjalanan Kereta Api Dibatalkan Gegara Banjir Tutupi Rel
-
Citi Kurangi 1.000 Pekerjaan Selama Sepekan
-
Banjir Mulai Surut, Tol Bandara Soetta Mulai Bisa Dilalui Kendaraan
-
Gegara Aksi Trump, 4 Bank Venuzuela Ketiban Untung Raih Dana Segar Rp 8,4 T
-
Menhub Minta Masyarakat Tak Berspekulasi Soal Hilang Kontak Pesawat ATR 42-500
-
Airlangga Targetkan Kunjungan Wisman 17,6 Juta di 2026, Pendapatan Devisa Rp 24,7 Miliar
-
Respon ATR Setelah Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Maros