Suara.com - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun pada Kamis atau Jumat (26/6/2015) pagi. Ini disebabkan perundingan utang Yunani dilanjutkan menjelang batas waktu 30 Juni.
Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Agustus turun 1,1 dolar AS, atau 0,09 persen. Menjadi menetap di 1.171,80 dolar AS per ounce.Ini adalah penurunan emas sesi kelima berturut-turut sejak Jumat lalu.
Para negosiator untuk Bank Sentral Eropa (ECB) dan pemerintah Yunani telah memulai putaran perundingan lagi pada Kamis. Hasilnya menstabilkan harga emas dari kejatuhan sebelumnya.
Analis mengatakan bahwa Yunani berusaha untuk tetap di zona euro. Meskipun dilanda krisis utang.
Batas waktu untuk kesepakatan adalah 30 Juni ketika Yunani harus melakukan pembayaran utang kepada Dana Moneter Internasional (IMF). Tetapi analis mengatakan para perunding sedang berusaha untuk memiliki kesepakatan yang disiapkan untuk KTT para pemimpinan Uni Eropa di Brussel, Belgia, akhir pekan ini.
Perak untuk pengiriman Juli turun 4,5 sen, atau 0,28 persen, menjadi ditutup pada 15,808 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli menambahkan 10,3 dolar AS, atau 0,96 persen, menjadi ditutup pada 1.084,40 dolar AS per ounce. (Antara/Xinhua)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BRIvolution Reignite Perkuat Bisnis Inti dan Mesin Pertumbuhan Baru BRI
-
Kronologi Korwil BGN Kayong Utara Viral Hingga Dimutasi ke Papua
-
Transformasi BRIvolution Reignite Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan BRI
-
Kabel Wesel Dipotong! Vandalisme di Stasiun Tanjung Priok Bikin KRL Terlambat
-
BTS Absen di Grammy Awards 2027, Buntut Kategori Baru Musik Asia?
-
Daihatsu Boyong Mobil Konsep Masa Depan ke GIIAS 2026
-
BRIvolution Reignite Perkuat Daya Saing BRI dan Ekonomi Kerakyatan
-
Lebih dari 200 Penari dari Berbagai Daerah Ramaikan Lomba Tari Kreasi 2026 di Saloka Theme Park
-
Remehkan Timnas Indonesia, Pemain Thailand: Kami Paling Layak Juara Piala AFF 2026!
-
GoTo Cetak Laba Beruntun Q2-2026, Fintech Resmi Jadi Mesin Uang Baru