Suara.com - Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia Sudirman Maman Rusdi mengatakan saat kondisi perekonomian Indonesia sedang tidak kondusif. Tak ayal membuat penjualan mobil tahun ini mengalami penurunan 18 persen dibandingkan tahun lalu.
"Penjualan mobil tahun 2014 mencapai 1,2 juta unit, sedangkan di tahun 2015 semester I tahun ini baru mencapai 599 ribu unit," kata Sudirman saat menyampaikan pidato pembukaan pameran GIIAS 2015 di ICE BSD, Tangerang Selatan, Kamis (20/8/2015).
Untuk produksi, lanjut dia, mengalami penurunan sebesar 14 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 1,2 juta unit. Sedangkan tahun ini baru mencapai 577 ribu unit.
Meski demikian, lanjut Sudirman, kondisi ekonomi sedang melemah, banyaknya pameran industri otomotif yang diselenggarakan di dalam negeri, mampu menggairahkan kembali industri otomotif.
"Kita harus optimis, meski kondisi ekonomi melemah, tapi dengan adanya pameran industri otomotif ini dapat mendongkrak penjualan lebih dari semester satu," katanya.
GIIAS 2015 diikuti 34 merk mobil dan 351 eksibitor.
"Pameran Gaikindo 23 yang rutin dilaksanakan sejak 1996. Ini penting saat pasar domestik Indonesia terjadi pelambatan sejak semester I 2015. Diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi," kata Sudirman.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok