Suara.com - Indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Indonesia pada Jumat (28/8/2015) dibuka menguat sebesar 49,47 poin seiring dengan kembali maraknya sentimen positif dari dalam negeri.
IHSG BEI dibuka naik 49,47 poin atau 1,12 persen menjadi 4.480,10, sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak menguat 12,66 poin (2,16 persen) menjadi 771,06.
"Faktor teknikal diiringi beberapa sentimen dari pemerintah yang akan mengeluarkan kebijakannya dalam rangka menjaga perekonomian menopang IHSG," kata Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta.
Ia mengemukakan bahwa beberapa berita positif di antaranya akan adanya paket kebijakan stimulus ekonomi dari pemerintah, rencana pembelian kembali saham dari sejumlah emiten BUMN, dan pembebasan visa untuk meningkatkan wisatawan asing direspon positif investor.
"Meski pemerintah belum menjelaskan secara rinci mengenai paket kebijakannya, namun cukup memberikan kepercayaan pada pelaku pasar saham," katanya.
Di sisi lain, lanjut dia, pelaku pasar asing yang kembali melakukan aksi beli menambah sentimen positif bagi pergerakan IHSG BEI pada hari ini.
Sebelumnya, Direktur Utama BEI Tito Sulistio mengatakan bahwa sebagai produk investasi, pasar modal Indonesia masih memiliki fundamental positif.
"Jadi, persepsi tanggapan negatif serta ketakutan pasar yang sifatnya psikologis dalam beberapa hari terakhir ini diharapkan segera berakhir," ujarnya.
Menurut dia, pasar modal masih didukung oleh fundamental ekonomi nasional yang kuat, mayoritas emiten atau perusahaan tercatat di BEI juga mencatatkan laba positif di semester pertama 2015. Berdasarkan seluruh laporan keuangan emiten semester pertama 2015, sebanyak 329 emiten atau sekitar 73 persen dari total emiten yang telah melaporkan ke BEI masih membukukan kinerja laba positif.
Bursa regional, di antaranya indeks Hang Seng menguat 153,65 poin (0,70 persen) ke 21.992,19, indeks Bursa Nikkei naik 521,47 poin (2,81 persen) ke 19.100,79, dan Straits Times menguat 47,27 poin (1,62 persen) ke posisi 2.992,88. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Tekanan Jual Investor Bikin IHSG Ambruk Lagi, 429 Saham Kebakaran
-
Luhut Pede Makin Banyak Dana Asing Masuk IHSG Usai Reformasi Pasca 'Geger MSCI'
-
Portofolio Berdarah-darah Saat IHSG Anjlok, Bertahan atau Menyerah?
-
IHSG Lanjutkan Tren Negatif di Sesi Pertama, 387 Saham Anjlok
-
Saham BUMI Meroket, Aksi Borong Picu Kenaikan Harga Hari Ini
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Danantara Mau Beli Tanah Dekat Masjidil Haram, Jaraknya Hanya 600 Meter
-
Mari Elka Pangestu: Rasio Utang Indonesia Masih Terkendali
-
Bea Cukai Segel Toko Perhiasan Mewah Tiffany & Co, APEPI: Negara Hadir Lindungi Industri Lokal
-
Purbaya Pede Ekonomi Ekspansif hingga 2033: Indonesia Emas, Bukan Indonesia Suram
-
Purbaya Yakin Defisit APBN Bisa Turun Meski Pajak Tak Naik
-
Kepala BGN: Program MBG Diakui Jadi Program yang Bermanfaat
-
Survei: 77% Orang Indonesia Perkirakan Tetap Bekerja Saat Pensiun
-
Rosan Roeslani Lobi-lobi Moody's dan S&P Beri Rating ke Danantara
-
Luhut Sebut Prabowo Tak Bisa Diintervensi Terkait Evaluasi Izin Tambang Martabe
-
Flyjaya Resmi Layani Rute Morowali, Cek Link Tiketnya di Sini