Suara.com - Komisi VI DPR akan mengundang Menteri BUMN Rini Soemarno untuk membahas permasalahan di PT. Pelabuhan Indonesia II pada Kamis, 10 September 2015.
"Komisi VI DPR RI meminta Menteri BUMN untuk melakukan rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI dalam rangka membahas adanya indikasi dugaan pelanggaran terhadap UU Nomor 17 tahun 2008 tentang Pelayaran dan masalah-masalah lain oleh Direksi PT. Pelindo II," demikian catatan yang dibacakan oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR Azam Azman Natawijana, Kamis (3/9/2015).
Sementara itu, Ketua Komisi VI DPR Achmad Hafisz Tohir menyatakan salah satu bahasan yang pada rapat kerja 10 September 2015 adalah masalah perpanjangan kontrak Jakarta International Container Terminal dari 2019-2039.
Sebab, perpanjangan kontrak itu, urgensinya belum penting. Bahkan, kontrak itu mengecil dibanding kontrak pertama, sementara kapasitas barang meningkat, maka kita perlu analisa kenapa diperpanjang.
"Perpanjangan kontrak itu harus dapat persetujuan Otoritas Pelayaran yang berada dibawah Kemenhub. Itu yang perlu didalami Menteri BUMN. Komisi VI DPR berharap Menteri BUMN betul-betul memberikan jawaban yang pas saat rapat kerja nanti," katanya.
Bila dalam rapat kerja nanti, masalah PT. Pelindo II tidak bisa selesai, maka Komisi VI DPR membentuk Panitia Kerja.
"Tidak tertutup kemungkinan Komisi VI DPR akan membentuk Panja atau Pansus Pelindo II," kata Hafiz.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan
-
Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM
-
Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal
-
418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia
-
Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan
-
Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya
-
Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak
-
Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun
-
Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor