Suara.com - Perdana Menteri Malaysia Najib Razak akan mengumumkan langkah-langkah untuk memperkuat perekonomian yang tengah melambat. Kemungkinan langkah-langkah itu dalam bentuk paket kebijakan.
Pengumuman itu akan dilakukan, Senin (12/9/2015) pekan depan. Pengumuman langkah-langkah ini disebabkan penurunan harga komoditas yang membebani pertumbuhan ekonomi. Itu juga yang menyebabkan mata uang ringgit terus anjlok, bahkan terendah dalam 18 tahun terakhir.
Melambatnya permintaan dari Cina dan krisis politik kepada Najib membuat investor lari dan ragu berinvestasi di Negeri Jiran itu. Itu mendorong ringgit jatuh hampir 19 persen terhadap dolar AS sepanjang tahun ini.
Najib akan mengumumkan langkah-langkah perekonomian sekitar pukul 11.30 siang waktu Malaysia. Pengumuman itu dilakukan setelah pertemuan Najib dengan Dewan Ekonomi Nasional.
Bulan lalu Malaysia mendirikan sebuah komite ekonomi khusus untuk mengusulkan tindakan segera dan jangka menengah untuk memperkuat ekonomi dan untuk mengembalikan kepercayaan investor. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
-
Jumhur Hidayat Tiba di Istana Dikabarkan Jadi Menteri LH: Banyak Tugas, Harus Kerja Keras
Terkini
-
Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA
-
Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia
-
Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!
-
Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan
-
Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG
-
Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030
-
Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene
-
Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia
-
Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas
-
Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana