Suara.com - Ketua Komisi VII DPR Kardaya Warnika menilai kebijakan energi Indonesia belum konsisten dan maksimal. Padahal, sektor ini sangat membutuhkan banyak investor.
"Udah nggak konsisten, kemudian gaduh politik dan nggak aman lagi. Kayak penembakan kaca di ESDM itu juga bikin investor jadi takut dan merasa tidak aman," kata Kardaya saat diskusi energi di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (17/9/2015).
Untuk menjaring investor, kata Kardaya, investor butuh kebijakan yang konsisten, seperti jaminan keamanan.
Selain itu, sebelum memutuskan menanam modal, katanya, investor ingin ada kepastian hukum. Sementara di Indonesia, katanya, banyak peraturan pemerintah yang direvisi dan hal ini membuat investor bingung.
"Kayak nggak boleh ekspor bahan mentah, terus diubah boleh terus nggak boleh lagi. Terus banyak regulasi yang pembahasannya panjang jadi wasting time," katanya.
"Jadi masalah hukum ini jangan dianggap enteng. Ini sangat mempengaruhi minat investor. Perhatikan ini," Kardaya menambahkan.
Berita Terkait
-
Kementerian ESDM Masih Bahas RKAB Nikel 2026
-
Pemerintah Siapkan Rp815 Miliar untuk Program Kompor Listrik, Upayakan Tidak Impor
-
Harga Pertamax Cs Berpotensi Turun, ESDM Beri Kabar Baik untuk Kantong Masyarakat
-
Rombak Besar-Besaran, Kementerian ESDM Lantik 107 Pejabat Administrator dan Pengawas
-
Banyak Protes Pertamax Naik, Jubir Bahlil Ajak Rakyat Bergandeng Tangan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya