Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said membantah tudingan yang menyebut dirinya akan memperpanjang kontrak PT Freeport Indonesia (PTFI) pasca masa kontraknya berakhir pada 2021. Ia pun meminta kepada pihak-pihak yang tidak mengerti duduk permasalahan peranjangan kontrak pertambangan di Indonesia untuk tidak berspekulasi.
"Para pihak yang tidak paham, harap menghentikan spekulasi tentang perpanjangan kontrak karena itu sama sekali tidak benar," kata Sudirman saat ditemui di kantor Dirjen Ketenagalistrikan, Kuningan, Jakarta Pusat, Senin (12/10/21015).
Sudirman menjelaskan, perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia dengan pemerintah merupakan kesepakatan strategis dan sikap saling menghormati satu sama lain. Dan tidak hanya bagi Freeport sebagai pelaku usaha maupun pemerintah sebagai regulator.
"Kesepakatan dengan Freeport adalah strategis, yang didasari pada mutual respect, baik Freeport sebagai pelaku usaha, maupun pemerintah sebagai regulator,” katanya.
Sudirman mengaku telah mengirimkan surat kepada PT Freeport Indonesia. Surat tersebut berisikan tentang rumusan sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo.
"Surat itu tidak ada risiko baik hukum maupun politik, tidak ada pelanggaran hukum, dan tidak ada kata-kata perpanjangan kontrak, tetapi rumusan itu menjadi solusi bagi persiapan kelanjutan investasi Freeport dalam jangka panjang," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai
-
Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI
-
Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan
-
Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%
-
Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan
-
UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026
-
Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026
-
BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026
-
ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis
-
OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri