Bagi Anda yang sedang mencari rumah dan tertarik untuk tinggal di kompleks perumahan, ada baiknya Anda mencari tahu terlebih dahulu kondisi lingkungannya, bukan hanya kondisi bangunannya. Selain itu, Anda sebaiknya memperhatikan kelebihan dan kekurangan tinggal di kompleks perumahan.
Keuntungan tinggal di kompleks perumahan adalah Anda bisa melakukan interaksi sosial karena bertetangga dengan banyak orang. Namun, Anda harus bisa beradaptasi dengan kondisi setempat dan belajar berbaur, serta ramah agar disukai oleh tetangga.
Dengan banyaknya tetangga, Anda bisa melakukan berbagai aktivitas bersama-sama, seperti arisan, membuat taman bacaan, atau melakukan kegiatan untuk anak-anak. Selain itu, di saat Anda membutuhkan pertolongan, Anda bisa mengandalkan tetangga. Misalnya membantu mengawasi anak ketika Anda ada keperluan mendadak di luar rumah dan tidak memungkinkan membawa anak.
Akan tetapi, ada juga kekurangan tinggal di kompleks perumahan. Misalnya Anda tinggal di kompleks perumahan yang padat dan tidak memiliki petugas keamanan. Maka Anda harus waspada terhadap pencuri yang menyelinap ke dalam rumah.
Selain itu, fasilitas tidak selengkap jika Anda tinggal di apartemen yang menyediakan sejumlah pelayanan bagi penghuni. Serta karena banyaknya tetangga, terkadang bisa terjadi konflik karena perbedaan kepentingan dan perilaku yang bisa saling merugikan jika tidak ada rasa saling pengertian dan menghormati.
| Published by Rumahku.com |
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!
-
Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float
-
PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum
-
Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya
-
Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun
-
MSCI Pertahankan Indonesia di EM, Mengapa IHSG Masih Ambruk?
-
Dorong Kolaborasi Hijau, Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim
-
Harga Durian Anjlok, Musang King Dijual Rp23 Ribu per Kg
-
Rekap Hari Ini: IHSG Ambruk, Rupiah Anjlok!