Suara.com - Pengamat Ekonomi dari Institute for Development on Economics and Finance Didik J. Rachbini menilai pola pembangunan yang dilakukan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla tidak ada beda dengan pemerintahan era Presiden Soeharto, Presiden Megawati, Presiden B. J. Habibie, dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
"Jadi kalau kita lihat setahun ini, khususnya persebaran pembangunan pemerintahan Jokowi-JK itu nggak ada bedanya dengan Presiden Soeharto, Habibie, Megawati atau siapa saja. Karena semua masih terpusat di Jawa. Lihat saja, pembangunan terbesar ada di Jawa Barat sekitar 32,156 persen. Kedua di Jawa Timur 27 persen," kata Didik di kantor INDEF, Jakarta Selatan, Jumat (16/10/2015).
Daerah-daerah yang persebaran pembangunannya berada di posisi terbawah adalah Maluku, Gorontalo, Maluku Utara, Sulawesi Tenggara, dan Kalimantan Tengah.
"Kalau kita lihat juga, dari pembangunan di Jawa Tengah itu 21 persen, terus di Sumatera Utara itu hanya 5 persen. Ini kan ketimpangannya sangat jauh. Hal ini membuktikan bahwa setahun Jokowi ini pembangunannya masih terpusat di Jawa, nggak ada bedanya," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
Terkini
-
Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.995
-
Jangan Terkecoh Bandar, Investor Ritel Diingatkan Bahaya Broker Summary
-
Harga Emas Antam Lebih Murah Hari Ini, Dibanderol Rp 2,82 Juta/Gram
-
IHSG Rebound Pagi Ini, Cek Saham yang Cuan
-
Cara Tarik Tunai GoPay di ATM BRI
-
Rupiah Sudah Sentuh Rp17.000, Sinyal Waspada Buat Indonesia
-
Menlu Iran Desak Raja Arab Saudi Usir Amerika Serikat
-
Strategi Jitu Pemerintah Jajaki Pasar China untuk Produk Unggulan Indonesia
-
Pemerintah Nilai Tuduhan Amsal Sitepu Bisa Matikan Ekosistem Ekonomi Kreatif
-
Wall Street Terkoreksi, Gejolak Timur Tengah Guncang Pasar Global