Suara.com - Ketua Komisi XI Fadel Muhammad mengajukan beberapa syarat target pembangunan kepada pemerintahan Presiden Joko Widodo jika ingin DPR mengesahkan Rancangan Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2016 yang sudah dipaparkan dalam sidang parupurna hari ini. "Kami akan menyetujui RAPBN 2016 tapi dengan beberapa catatan yang harus di ingat dan di capai pada 2016 mendatang," kata Fadel saat ditemui di gedung DPR, Jumat (30/10/2015).
Ia menegaskan, jika target-target pembangunan tersebut tidak mampu dicapai oleh pemerintahan Presiden, DPR berhak memintak kepada pemerintah Jokowi untuk turun dari jabatannya. "Kalau target pembangunannya tidak tercapai, DPR berhak meminta pemerintah untuk turun," tegasnya.
Selain itu, terkait soal Penyertaan Modal Negara (PMN) BUMN , Fadel juga meminta kepada pemerintah untuk mengkaji kembali dan pihaknya menjamin bahwa Komisi XI tidak akan menyetujui PMN sebelum adanya audit dari Badan Pemeriksa Keuangan. "PMN ini dipangkas tujuannya biar defisit enggak sampai 3 persen. Pokoknya kita minta di bahas lagi di komisi XI, sama tunggu hasil audit dari BPK. Tanpa itu kita tidak bisa memutuskan," kata Fadel.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
Terkini
-
PLN Defisit 20 Juta Ton Batubara, Wamen ESDM Jamin Kuota RKAB 2026 Naik
-
TelkomGroup Perkuat Transformasi Bisnis dan Implementasi ESG untuk Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan
-
IHSG Mulai Melemah Kembali Tapi Masih di level 6.200, Saham BBCA Gacor
-
Dunia Borong Perhiasan Indonesia, Nilai Ekspor Melonjak hingga 9,1 Miliar Dolar AS
-
Pemilik Angkat Bendera Putih, Pizza Hut Resmi Dijual Rp47 Triliun
-
Pinjol Akseleran dan Awantunai Alami Kredit Macet Tinggi, Terancam Bangkrut!
-
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.784 Triliun Perlu Diwaspadai, Apa Faktornya?
-
Rupiah Alami Pelemahan, Cek Harga Dolar AS di Bank Mandiri, BNI, BRI dan BCA
-
Cabai Rawit Makin Pedas di Kantong! Harga Tembus Rp82.300 per Kg
-
Rupiah Kembali Lesu, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.738