Suara.com - PT Aneka Tambang (Tbk) perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengaku siap untuk melakukan revaluasi aset pada akhir 2015.
Revaluasi aset itu menyusul target dari pemerintah terhadap semua perusahaan di bawah naungan Kementerian BUMN yang masuk dalam paket kebijakan ekonomi jilid V.
"Iya kita revaluasi aset paling lambat tahun ini lah. Kan dapat potongan pajak 3 persen tuh. Yang akan kita revaluasi itu yang paling penting tanah," kata Teddy saat ditemui di gedung Bursa Efek Indonesia, Rabu (11/11/2015).
Selain itu, pihaknya mengaku akan melakukan revaluasi aset secara bertahap hingga 2016. Revaluasi ini sambil memperhitungkan mana saja yang dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan.
"Ini lagi kita susun, lagi kita pilih-pilih mana yang bisa memberikan keuntungan bagi perusahaan. Yang penting bisa memberikan nilai lebih lah sama Antam. Terutama tanah. Yang paling besar tanahnya di Jakarta," ungkapnya.
Namun, pihaknya masih enggan membeberkan berapa besaran revaluasi aset yang akan dilakukan Antam tahun ini. Dan aset apa saja yang sudah siap direvaluasi.
"Ya nanti lah, saya belum bisa bilang. Kan masih dibahas," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Harga Pangan Nasional 7 Mei 2026: Bawang Merah Meroket, Cabai dan Minyak Goreng Ikut Naik
-
Kurs Rupiah Hari Ini 7 Mei 2026 Naik ke Rp17.336, Ini Penyebabnya
-
BI: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia Meroket
-
IHSG Lanjutkan Tren Penguatan Pagi Ini, Melesat ke Level 7.100
-
Hari Buruh Internasional, Serikat Pekerja Pegadaian Makassar Gelar Pekan Olahraga dan Seni
-
Emas Antam Terus Meroket, Hari Ini Harganya Rp 2,84 Juta/Gram
-
Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya
-
BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata
-
Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap
-
Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?