Suara.com - Produksi minyak OPEC menurun pada Oktober, terutama disebabkan oleh produksi yang lebih rendah di Irak dan Arab Saudi, kartel yang bermarkas di Wina mengatakan pada Kamis (12/11/2015).
Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) memproduksi 31,38 juta barel per hari pada bulan lalu, dibandingkan dengan 31,63 juta barel per hari pada September, yang mencatat produksi minyak mentah tertinggi tiga tahun, menurut laporan bulanannya.
Irak memproduksi 4,01 juta barel per hari pada Oktober, dibandingkan dengan 4,20 juta barel per hari pada September, sementara Arab Saudi, produsen terbesar OPEC, memompa 10,125 juta barel per hari, sekitar 72.000 barel per hari lebih rendah dari September.
Menjelang pertemuan Desember, laporan bulanan 12 negara kartel mempertahankan perkiraan permintaan minyak global dan pertumbuhan pasokan.
Laporan itu mengatakan pertumbuhan permintaan minyak dunia tahun ini akan naik sebesar 1,5 juta barel per hari menjadi 92,86 juta barel per hari, tidak berubah dari perkiraan bulan sebelumnya.
Menurut laporan itu, pertumbuhan permintaan minyak dunia pada 2016 bisa naik 1,25 juta barel per hari, menjadi rata-rata 94,14 juta barel per hari, tidak berubah dari laporan sebelumnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Danantara Mau Beli Tanah Dekat Masjidil Haram, Jaraknya Hanya 600 Meter
-
Mari Elka Pangestu: Rasio Utang Indonesia Masih Terkendali
-
Bea Cukai Segel Toko Perhiasan Mewah Tiffany & Co, APEPI: Negara Hadir Lindungi Industri Lokal
-
Purbaya Pede Ekonomi Ekspansif hingga 2033: Indonesia Emas, Bukan Indonesia Suram
-
Purbaya Yakin Defisit APBN Bisa Turun Meski Pajak Tak Naik
-
Kepala BGN: Program MBG Diakui Jadi Program yang Bermanfaat
-
Survei: 77% Orang Indonesia Perkirakan Tetap Bekerja Saat Pensiun
-
Rosan Roeslani Lobi-lobi Moody's dan S&P Beri Rating ke Danantara
-
Luhut Sebut Prabowo Tak Bisa Diintervensi Terkait Evaluasi Izin Tambang Martabe
-
Flyjaya Resmi Layani Rute Morowali, Cek Link Tiketnya di Sini