Suara.com - Kurs dolar AS diperdagangkan bervariasi terhadap mata uang lainnya di New York pada Rabu (Kamis pagi WIB 21/1/2016), di tengah penurunan tajam ekuitas AS dan harga minyak.
Di sisi ekonomi, Indeks Harga Konsumen (IHK) untuk semua konsumen perkotaan menurun 0,1 persen pada Desember disesuaikan secara musiman, Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan Rabu.
Namun, indeks untuk semua item tidak termasuk makanan dan energi atau IHK inti naik 0,1 persen pada Desember, kenaikan terkecil sejak Agustus.
Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,12 persen menjadi 99,138 pada akhir perdagangan.
Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,0884 dolar dari 1,0917 dolar pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris melemah menjadi 1,4173 dolar dari 1,4179 dolar. Dolar Australia naik menjadi 0,6920 dolar dari 0,6912 dolar.
Dolar dibeli 116,94 yen Jepang, lebih rendah dari 117,49 yen pada sesi sebelumnya. Dolar naik menjadi 1,0048 franc Swiss dari 1,0025 franc Swiss, dan bergerak turun menjadi 1,4486 dolar Kanada dari 1,4557 dolar Kanada. (Antara)
Berita Terkait
-
Rupiah Dibuka Anjlok ke Level Rp17.856 per Dolar AS, Ini Biang Keroknya
-
3 Cara Cek Kurs Rupiah ke Dolar, Bisa Dipantau Setiap Hari dari HP
-
Jeritan Orang Desa Saat Dolar Tembus Rp17.600, dari Dapur, Pasar, hingga Industri Tahu
-
Chef Arnold Naikkan Harga Menu Restorannya karena Dolar, Kena Cibir: Kritik Dong Orang Pilihan Lu!
-
Anggota DPR Sentil Prabowo: Orang Desa Bukan Hidup di Zaman Batu, Pasti Terasa Kalau Dolar Naik
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya
-
LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih