Agar Rencana Renovasi Rumah Berjalan lancar, Tentukan Skala Prioritas Renovasi Rumah
Jangan buru-buru ke bank. Pertimbangkan kembali bagian mana yang ingin anda renovasi. Gunakan skala prioritas sebagai acuan membuat anggaran, bukan keinginan. Ini sangat penting dan krusial, skala prioritas menentukan perkiraan kebutuhan dana renovasi secara tepat. Ada empat pos kebutuhan dana bila ingin merenovasi rumah.
1. Perizinan
Merenovasi rumah tidak semudah yang Anda bayangkan. Ada uang, benahi, selesai. Masih ada hal lain yang harus Anda perkirakan. Mengubah bentuk rumah, ada biaya izin IMB (izin mendirikan bangunan) baru ke kantor kelurahan.
2. Biaya Tukang atau Kontraktor
Alangkah baiknya bila Anda mencari informasi mengenai biaya-biaya tukang atau kontraktor. Tujuannya, agar Anda mendapatkan harga yang kompetitif. Usahakan mencari informasi seputar jasa tukang atau kontraktor lebih dari satu. Hitung apakah renovasi bisa menggunakan borongan atau lebih baik harian.
3. Biaya Material
Ini sifatnya sangat fleksibel. Tergantung bagian mana yang akan direnovasi dan pilihan kualitas material. Memilih material berkualitas tentu harganya lebih mahal. Nggak mau bingung? Serahkan saja urusan ini pada jasa tukang atau kontraktor. Alasannya, karena mereka memiliki channel yang kemungkinan besar harga yang ditawarkan lebih murah.
4. Biaya Tidak Terduga
Ini yang sering dilupakan. Sisihkan sebagian dana untuk biaya tak terduga. Gunakan kisaran 20%. Adanya alokasi biaya tak terduka mampu meng-cover kebutuhan-kebutuhan yang mungkin semula tidak diperhitungkan. Misalnya, kebutuhan material atau masa pengerjaan lebih lama dari rencana.
5. Prinsip Perencanaan Keuangan
Bila ternyata anda masih memiliki kewajiban cicilan rumah, kartu kredit, dan mobil, yang menghabiskan sebanyak 30% dari pendapatan, alangkah lebih baik bila anda menunda kredit renovasi rumah. Alasannya, berdasarkan kamus perencanaan keuangan, total cicilan kredit tidak boleh melebihi 30% pendapatan. Karena hal ini akan mengganggu kehidupan keuangan keluarga Anda.
Baca juga artikel Cermati lainnya:
Jenis-Jenis Mesin ATM dan Cara Aman Menggunakannya
Manfaat Asuransi Perjalanan dan Cara Memilihnya
Tabungan SIMPEL Produk yang Tepat untuk Mengajari Anak Mengelola Keuangan
| Published by Cermati.com |
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Biang Kerok IHSG Melorot 1,72% ke Level 5.896
-
Purbaya Kembali Guyur Dana SAL Rp 100 T ke Himbara, Total Kas Negara Jadi Rp 400 T
-
Pengguna Pertamax Mulai Bergeser ke Pertalite, Stok Aman?
-
Mahasiswa Jangan Khawatir, Industri Petrokimia Butuh Banyak SDM
-
BGN Kembali Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya Sebut Kemenkeu Kini Ikut Awasi SPPG
-
Kewajiban NIB bagi Pedagang Online: Solusi atau Beban Baru?
-
Danantara Bentuk BUMN Ekspor DSI, Bidik Kebocoran Devisa Rp 5.500 Triliun Lebih
-
Rupiah Berotot Sore Ini ke Level Rp17.922/USD
-
Pedagang Asing Jualan di E-Commerce RI Sekarang Semakin Sulit
-
Industri Alas Kaki Masih Butuh SDM, Difabel Punya Peluang Besar