Suara.com - Pemerintah akan mengumumkan paket kebijakan ekonomi jilid ke-10 pekan depan. Itu diumumkan sebelum berangkat menghadiri acara ASEAN-US Summit. Paket kebijakan ekonomi kali ini untuk investor.
"Sebelum Presiden berangkat ke Amerika, kami akan mengumumkan sebuah kebijakan baru yang akan kami sebut sebagai paket ke-10," kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung di kantor Kepresidenan, Jakarta, Kamis (4/2/2016).
Dia menjelaskan, paket kebijakan ke-10 itu akan disampaikan pada rapat paripurna kabinet di Istana Presiden.
"Jadi minggu depan sebelum Presiden berangkat ke Amerika akan ada rapat paripurna dan di situlah paket kebijakan akan di sampaikan," ujar Pramono.
Dia menambahkan, Indonesia merupakan salah satu negara dengan daya tarik investasi tertinggi di dunia. Pramono mengklaim nilai tukar rupiah, dan politik nasional stabil, sehingga jadi tempat berinvestasi yang aman.
"Kami meyakini sekarang ini Indonesia merupakan negara degan daya tarik investasi termasuk yang tertinggi. Karena rupiahnya stabil, politik stabil, kemudian pemerintah juga melakukan banyak regulasi memberikan kemudahan. Dan ini yang akan ditunggu oleh masyarakat investasi di dunia," terang dia.
Berita Terkait
-
ADB Nilai 9 Paket Ekonomi Jadi Kabar Baik Bagi Industri Domestik
-
Indef: Paket Kebijakan Ekonomi Jilid IX Belum Tentu Efektif
-
Menko Darmin akan Bawa Paket Kebijakan Ekonomi Jilid IX ke Jokowi
-
Paket Kebijakan Ekonomi Jilid IX Segera Diluncurkan
-
Dampak Paket Kebijakan Ekonomi Baru Efekfif Semester II 2016
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Dasco Puji BI yang Bikin Kuat Rupiah: RI Kini Tak Bergantung Dolar AS
-
AS-Iran Resmi Berdamai? Draf Kesepakatan Rahasia Dua Negara Bocor!
-
PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit
-
Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?
-
Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur
-
DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah
-
Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya
-
Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS
-
Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'
-
Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal