Harga minyak dunia dalam beberapa bulan terakhir mengalami penurunan yang sangat signifikan. Saat ini harga minyak dunia berada di level 30 dolar AS per barell. Angka ini menjadi angka terendah dalam 10 tahun terakhir.
Melihat kondisi tersebut, pemerintah melalui Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengaku akan melakukan revisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2016 dalam RAPBN-P 2016.
"Memang kondisi minyak dunia ini sedang tidak stabil. Bergerak sangat fluktuatif, kadang 30 dolar AS per barel, kadang 35 dolar AS per barell. Makanya kita akan melakukan revisi harga minyak dalam APBN 2016 yang dipatok 50 dolar AS per barel," kata Bambang saat rapat dengan Badan Anggaran DPR, di gedung DPR, Rabu (17/2/2016).
Ia memprediksikan, pemerintah akan menurunkam asumsi harga minyak dunia dalam RAPBN-P 2016 dilevel 30 dolar AS sampai 40 dolar AS per barel.
Ia pun meyakini, jika pemerintah sudah menurunkan asumsi harga minyak dalam RAPBN-P 2016 nanti, pemerintah yakin hal tersebut akan mendongkrak migas dan juga Pajak Penghasilan (PPh) migas.
Selain itu, lanjut Bambang, merosotnya harga minyak, secara otomatis akan menyeret harga komoditas turun. Bila harga komoditas makin rendah, maka akan membuat PNBP royalti tambang lebih rendah dari perkiraan.
"Melihat realisasi 2015 juga pajak hanya 83 persen dari target atau Rp1.061 triliun dan Rp1.011 triliun tanpa PPh migas. Makanya ini kami akan lalukan revisi," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Siapkan Alat Berat, Kementerian PU Bantu Tangani Jalan Provinsi di Gayo Lues
-
Kementerian PU Uji Coba Pengaliran Air di Daerah Irigasi Jambo Aye
-
Holding Mitra Mikro Perluas Inklusi Keuangan Lewat 430 Ribu Agen BRILink Mekaar
-
IHSG dan Rupiah Rontok Gara-gara Moody's, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Purbaya Rotasi Pegawai Pajak usai OTT KPK, Kali Ketiga dalam Sebulan
-
Mendag Ungkap Harga CPO Hingga Batu Bara Anjlok di 2025
-
Meski Transaksi Digital Masif, BCA Tetap Gas Tambah Kantor Cabang
-
Belanja di Korsel Masih Bisa Bayar Pakai QRIS Hingga April 2026
-
Transaksi Digital Melesat, BCA Perketat Sistem Anti-Penipuan
-
BRI Perkuat CSR Lewat Aksi Bersih-Bersih Pantai Dukung Gerakan Indonesia ASRI