Suara.com - Antik, vintage dan retro adalah tiga istilah yang sering digunakan untuk mendeskripsikan benda kuno. Ketiga istilah tersebut dianggap mirip atau sama saja bagi yang belum memahaminya. Padahal ketiganya memiliki arti yang berbeda.
Sebenarnya, memang tidak ada pedoman baku untuk menjelaskan perbedaan benda antik, vintage dan retro. Namun bagi Anda yang ingin mendekorasi rumah dengan barang-barang kuno, Anda mesti tahu batasan umum yang membedakan ketiganya.
Antik
Suatu benda bisa disebut antik jika sudah berusia lebih dari 100 tahun, bukan merupakan hasil produksi pabrik atau produk yang dibuat secara massal.
Klasifikasi lainnya ialah tingkat ketersedian. Jika suatu benda sudah masuk dalam kategori langka karena jumlahnya sedikit, maka biasanya pengoleksi barang antik mengkategorikan benda tersebut sebagai barang antik.
Nah, dalam dekorasi benda antik, biasanya tidak seluruh bagian di dalam ruangan dipenuhi benda antik. Cukup satu sampai tiga benda saja yang mengisi ruangan.
Vintage
Barang vintage biasanya dikategorikan untuk benda yang dibuat lebih dari 20 tahun yang lalu atau usianya masih di bawah 100 tahun. Umumnya, desain barang vintage memiliki kekhasan tersendiri yang mewakili periode tertentu saat barang itu muncul.
Saat ini, benda yang berasal dari tahun 80-an sudah termasuk ke dalam kategori vintage. Terutama untuk dekorasi interior, benda yang dianggap masuk kategori vintage biasanya yang berasal dari tahun 1940-1950.
Untuk dekorasi rumah, Anda bisa menempatkan dekorasi vintage untuk membuat ruangan unik tanpa harus terlihat norak. Pilihlah desain vintage yang Anda sukai dan terapkan pada ruangan.
Retro
Jika benda antik atau vintage berasal dari benda masa lalu, maka benda retro dikategorikan untuk benda yang baru dibuat saat ini tetapi dengan gaya dan desain zaman dulu. Selain itu, suatu benda juga bisa disebut bergaya retro jika mengacu pada gaya yang pernah populer di masa lalu, namun kemudian menjadi terkenal kembali. Seperti gaya dekorasi yang pernah populer di tahun 60-70-an, namun kini kembali populer.
| Published by Rumahku.com |
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI
-
RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS
-
Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru
-
Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing
-
Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN
-
Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati
-
Tak Hanya Ciki dan Elektronik, Masyarakat Bisa Berburu Emas Batangan di PRJ
-
Hampir 30 Tahun Negosiasi, Perjanjian Dagang RI-AS Tak Kunjung Rampung
-
BAT Indonesia Kembali Raih Penghargaan HR Asia Awards, 10 Tahun Berturut-turut
-
KRL hingga Whoosh Jadi Andalan KAI Tekan Emisi Karbon