Suara.com - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir menguat pada Jumat (Sabtu pagi WIB), karena perdagangan teknis menyebabkan kenaikan dalam harga logam mulia yang juga didorong pelemahan dolar AS.
Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni naik 8,1 dolar AS, atau 0,66 persen, menjadi menetap di 1.234,60 dolar AS per ounce.
Setelah tiga hari menurun berturut-turut, logam mulia naik pada Jumat karena emas mencapai tingkat dukungan penting dan karena itu berbalik naik.
Para analis percaya bahwa peningkatan tersebut hanya bersifat sementara, karena perdagangan teknis biasanya sebanding dengan fundamental.
Logam mulia mendapat dukungan tambahan ketika laporan yang dirilis oleh Federal Reserve AS pada Jumat menunjukkan produksi industri jatuh lebih besar dari yang diperkirakan, sebesar 0,6 persen. Analis mencatat penurunan besar terjadi dalam produksi kendaraan karena penjualan kendaraan juga telah merosot.
Emas juga mendapat dukungan karena indeks dolar AS turun 0,33 persen menjadi 94,64 pada pukul 18.00 GMT. Indeks adalah ukuran dari dolar terhadap sekeranjang mata uang utama.
Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar naik maka emas berjangka akan jatuh karena emas yang diukur dengan dolar menjadi lebih mahal bagi investor.
Banyak pedagang menunggu beberapa laporan ekonomi yang akan dirilis minggu depan, antara lain data "housing starts" (rumah baru dibangun) pada Selasa, penjualan "existing home" (rumah bekas) pada Rabu, dan Prospek The Fed Philadelphia bersama dengan klaim pengangguran mingguan pada Kamis.
Perak untuk pengiriman Mei naik 14 sen atau 0,87 persen, menjadi ditutup pada 16,313 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun tiga dolar AS atau 0,30 persen menjadi ditutup pada 989,90 dolar AS per ounce. (Antara/Xinhua)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Danantara Mau Beli Tanah Dekat Masjidil Haram, Jaraknya Hanya 600 Meter
-
Mari Elka Pangestu: Rasio Utang Indonesia Masih Terkendali
-
Bea Cukai Segel Toko Perhiasan Mewah Tiffany & Co, APEPI: Negara Hadir Lindungi Industri Lokal
-
Purbaya Pede Ekonomi Ekspansif hingga 2033: Indonesia Emas, Bukan Indonesia Suram
-
Purbaya Yakin Defisit APBN Bisa Turun Meski Pajak Tak Naik
-
Kepala BGN: Program MBG Diakui Jadi Program yang Bermanfaat
-
Survei: 77% Orang Indonesia Perkirakan Tetap Bekerja Saat Pensiun
-
Rosan Roeslani Lobi-lobi Moody's dan S&P Beri Rating ke Danantara
-
Luhut Sebut Prabowo Tak Bisa Diintervensi Terkait Evaluasi Izin Tambang Martabe
-
Flyjaya Resmi Layani Rute Morowali, Cek Link Tiketnya di Sini