Suara.com - Terkadang bagi sebagian orang yang sudah memiliki tabungan, jumlah dana yang ada di rekeningnya tidak pernah bertambah. Alih-alih bertambah, kadang uang tabungan sering terpakai untuk keperluan lain yang sifatnya tidak produktif.
Padahal, kita sering berniat menabung untuk membeli atau mendanai tujuan tertentu, bukan hanya sekedar berjaga-jaga dan asal ada uang saja di dalam rekening yang bisa digunakan sewaktu-waktu.
Nah bila kita memang sudah menetapkan tujuan tertentu, sebaiknya uang yang memang diniatkan untuk disimpan dalam jangka panjang itu ditempatkan pada instrumen investasi. Mengapa harus investasi? Karena dengan berinvetasi, uang tersebut akan berkembang serta menahan kita untuk mengambilnya sewaktu-waktu yang dapat menyebabkan uang tidak pernah terkumpul.
Sebenarnya, apa yang menjadi penyebab uang tidak pernah terkumpul ini? Berikut penjelasannya.
1. Tidak membuat anggaran
Dari gaji yang diterima setiap bulan, banyak orang tidak membuat anggaran yang pasti mengenai besarnya jumlah pengeluaran dan dana tabungan untuk disisihkan. Dengan menganggarkan segala pengeluaran termasuk uang tabungan/investasi yang juga sebagai pengeluaran rutin tiap bulan, maka akan terlihat apakah pendapatan lebih besar dari pengeluaran.
Jika sisa pendapatan memang lebih besar dari pengeluaran dan menyisakan uang, maka kita dapat menabungkan kembali sisa uang tersebut untuk diinvestasikan sehingga uang yang berkembang jumlahnya lebih banyak atau dapat juga digunakan sebagai dana darurat yang dapat disimpan di rekening bank.
2. Tidak menabung secara rutin
Jika menabung tidak dilakukan secara rutin, bagaimana akan bertumbuh? Rasa malas dan kurang disiplin untuk menabung ini membuat uang tidak pernah bertambah.
Sebaiknya, kita mendisiplinkan diri untuk menabung atau berinvestasi secara konsisten.
Untuk mendorong lebih disiplin, kita bisa juga menggunakan program autodebet. Program autodebet ini biasanya tersedia di bank atau jika kita berinvestasi pada reksa dana, biasanya para perusahaan manajer investasi juga menawarkan program autodebet ini.
3. Boros
Sifat boros ini penyebab yang sering mungkin membuat uang tidak pernah terkumpul. Kadang uang gajian tiap bulan hanya sekedar lewat di rekening saja karena sudah digunakan untuk hal-hal lain sebelum ditabungkan.
Hal ini perlu adanya kesadaran dari setiap individu untuk mengerem dirinya sendiri. Memang setiap orang memiliki gaya hidup (lifestyle) masing-masing. Namun, alangkah baiknya gaya hidup itu disesuaikan dengan kemampuan masing-masing dan tidak perlu berlebihan atau memaksakan.
4. Sering mengambil uang di tabungan
Terkadang, menabung rutin sudah dilakukan, tapi setiap bulan ada saja keperluan yang mengharuskan uang tersebut diambil. Malah terkadang uang tabungan ini dibayarkan untuk membayar utang. Alhasil uang tabungan alih-alih terkumpul justru malah kandas karena digunakan untuk membayar utang.
Sebaiknya uang yang ditabungkan ini disimpan dalam bentuk investasi agar tidak mudah dicairkan dengan segera, sehingga kita dapat menahan diri untuk mengambilnya. Di sisi lain, pembayaran utang bisa dilakukan dari uang yang didapat dari gaji. Selain itu, jangan menggunakan uang tabungan untuk berbelanja ataupun keperluan lain yang tidak penting lainnya.
Itulah empat penyebab mengapa uang kita terkadang tidak pernah terkumpul dan bertambah di tabungan. Konsisten dan rutin menabung atau berinvestasi dalam jangka panjang akan memberikan manfaat yang besar bagi kebutuhan di masa yang akan datang.
Jadi, sekarang mulai perbaikilah keuangan dengan berhemat dan mengatur dengan baik serta tepat penggunaannya.
| Published by Bareksa.com |
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Berhasil Kantongi Utang Rp301 T dari China, Purbaya Langsung Dapat Gelar Profesor!
-
Pengusaha Jasa Kurir Janji Ikut Tekan Biaya Logistik Nasional yang Masih Tinggi
-
Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam Naik, UBS dan Galeri 24 Stabil
-
BTN Pertimbangkan Lakukan Buyback Saham, Berapa Nilainya?
-
Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Rp2.673.000/Gram Hari Ini
-
Jepang dan Jerman Kekurangan Pekerja, Pemerintah Siapkan Talenta RI
-
Nilai Tukar Rupiah Paling Lemah se-Asia Pagi Ini, Nyaris ke Level Rp18.000
-
Jalur Selat Hormuz Mulai Normal, Harga Minyak Dunia Semakin Murah Jadi USD 76,71
-
Selat Hormuz Dibuka, Tarif Sewa Kapal Tanker Meroket Nyaris Dua Kali Lipat!
-
IHSG Langsung Terbang Saat ke Level 6.128 pada Rabu Pagi, Setelah Laporan MSCI