Suara.com - Harga rumah yang baru dibangun dengan rumah bekas yang sudah tua tentu berbeda. Pada umumnya, rumah baru harganya lebih mahal daripada rumah bekas yang bangunannya sudah kurang terawat.
Namun, rumah bekas tetap banyak diincar karena harganya yang lebih terjangkau. Akan tetapi, meski harganya lebih murah, Anda harus tetap memperhatikan kondisi bangunan agar Anda tidak menyesal di kemudian hari.
Nah, berikut ada tiga hal yang perlu Anda perhatikan sebelum membeli rumah bekas:
1. Kenyamanan Itu Penting
Jangan terpaku hanya pada harga rumah bekas yang murah, tapi ternyata kurang membuat nyaman. Sebab tanpa kenyamanan, Anda tidak bisa betah. Kenyamanan yang penting diperhatikan yakni apakah lingkungannya aman, bebas banjir, dan lokasinya strategis.
2. Tidak Butuh Banyak Renovasi
Rumah bekas biasanya kurang terawat, apalagi jika penghuni sebelumnya kurang bertanggung jawab. Ada baiknya Anda memperhatikan kondisi rumah secara keseluruhan dan pastikan rumah tersebut tidak butuh banyak renovasi. Sebab jika banyak yang harus direnovasi, maka Anda butuh tambahan biaya yang besar.
3. Cermati Kondisi Bangunan
Anda harus mencermati kondisi bangunan bukan hanya tampilan fisik luarnya. Ada beberapa bagian yang penting dan terkadang terlupakan untuk diperiksa. Coba perhatikan kondisi genteng, tembok, dan lantai. Pastikan tidak ada yang bocor, retak, atau rusak. Karena jika kondisinya sudah tak baik, maka rumah tidak layak untuk dihuni, kecuali Anda merenovasinya terlebih dahulu dan kemudian merawatnya secara rutin.
| Published by Rumahku.com |
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
NWP Property Operasikan PLTS Atap di Empat Pusat Perbelanjaan
-
Pemerintah Mau Guyur Dana Rp 6 Miliar Buat Hidupkan Industri Tekstil
-
Tata Kelola Jadi Kunci Kepercayaan di Ekosistem Venture Capital
-
Pelaku Industri Keluhkan Kuota PLTS Atap Masih Jadi Hambatan
-
Shell, BP dan Vivo Diminta Bernegosiasi dengan Pertamina untuk Beli Solar
-
ESDM Beberkan Sosok Perusahaan Pemenang Tender Pembangunan WKP Telaga Ranu
-
CEO Danantara: 1.320 Huntara Bakal Diserahkan ke Korban Banjir Sumatera Besok
-
Perusahaan Dompet Digital Mulai Sasar Segmen Olah Raga
-
Pemerintah Buka Seluasnya Akses Pasar Ekspor untuk Redam Gejolak Ekonomi Global
-
Menko Airlangga Sebut Presiden Lebih Pilih Terapkan B40 Tahun Ini