Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan bahwa jumlah kunjungan wisatawan mancanegara atau wisman ke Indonesia Mei 2016 naik 7,37 persen dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya, yaitu dari 852,4 ribu kunjungan menjadi 915,2 ribu kunjungan.
"Begitu pula, jika dibandingkan dengan April 2016, mengalami kenaikan sebesar 1,57 persen," kata Kepala BPS Suryamin dalam keterangan resmi, Jumat (1/7/2016).
Secara kumulatif, (Januari–Mei) 2016, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 4,43 juta kunjungan atau naik 7,48 persen dibandingkan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun sebelumnya yang berjumlah 4,13 juta kunjungan.
Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di 27 provinsi pada Mei 2016 mencapai rata-rata 55,46 persen atau naik 1,74 poin dibandingkan dengan TPK Mei 2015 yang tercatat sebesar 53,72 persen. Begitu pula, jika dibanding TPK April 2016, TPK hotel berbintang pada Mei 2016 naik 1,08 poin.
Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel berbintang di 27 provinsi selama Mei 2016 tercatat sebesar 1,75 hari, terjadi penurunan 0,37 poin jika dibandingkan keadaan Mei 2015.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Terungkap Penyebab Indonesia Masih Tertinggal dari Malaysia untuk Perbankan Syariah!
-
OJK Perkuat Pengawasan Perbankan Hadapi Kompleksitas dan Digitalisasi
-
Genjot Daya Saing Daerah, Arsitek Lanskap Dorong Infrastruktur Hijau
-
Ekonom PEPS: Kriminalisasi Sengketa Bisnis Hambat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
-
Harga Emas dan Buyback di Pegadaian Naik, Galeri 24 dan UBS Kompak Meroket
-
Harga Emas Melemah Setelah Sempat Kembali ke Level 5.000 Dolar AS
-
Cara Update Data Desil DTKS 2026 Agar Dapat Bansos
-
Apa Itu 'Saham Gorengan'? Ramai Dibahas Imbas Kasus PIPA dan MINA
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
IES 2026 Menjadi Ruang Dialog Ekonomi, Energi, dan Daya Saing Indonesia