Nilai tukar rupiah dalam transaksi antarbank di Jakarta turun lima poin menjadi Rp13.095 per dolar AS pada Rabu pagi.
Analis dari PT. Platon Niaga Berjangka Lukman Leong mengatakan aliran dana investor asing yang masih masuk ke pasar keuangan dalam negeri akan membuat pelemahan rupiah terhadap dolar AS menjadi terbatas.
"Dana asing masih mengalir ke dalam negeri, kondisi itu akan menjaga permintaan terhadap mata uang rupiah masih baik sehingga jika terjadi pelemahan masih di kisaran terbatas," katanya.
Dia menambahkan data ekonomi Amerika Serikat yang masih di bawah harapan juga akan membuat ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga acuan AS (Fed Fund Rate) dalam waktu dekat meredup.
Data produk domestik bruto Amerika Serikat kuartal II tahun ini yang di bawah estimasi pasar, yakni sebesar 1,2 persen, membuat dolar AS masih tertekan terhadap mata uang dunia yang akhirnya dapat berdampak positif terhadap rupiah.
Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan data indeks non-manufaktur yang turun serta data tenaga kerja versi Automatic Data Processing yang tercatat 171.000 pada Juli, lebih rendah dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang sebanyak 172.000, juga bisa ikut mempengaruhi pergerakan rupiah.
"Kombinasi data-data itu berpotensi memberikan tekanan bagi dolar AS," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni
-
IHSG Terbang 2,83% Pekan Ini Dorong Nilai Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.788 Triliun
-
Rupiah Menguat dan IHSG Rebound, Pelaku Usaha Nilai Kepercayaan Pasar ke RI Mulai Pulih
-
Dibuka Melemah, IHSG Langsung Gacor Setelah Pengumuman MSCI
-
Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun di Pertengahan Juni 2026, Naik 23,4%
-
Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas
-
Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z
-
Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar
-
Pasokan Aman, Bahlil Sebut Jangan Salahkan Batu Bara, Itu Teknis PLN
-
Indonesia dan Italia Sepakat Kerja Sama Pengembangan Kapal Angkatan Laut
-
Perum Bulog Hadir di Penas Petani Nelayan 2026 Gorontalo untuk Wujudkan Swasembada Pangan
-
Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Bebas Pajak! Simak Aturan Terbarunya
-
Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan
-
MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni