Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong mengaku dicopotnya Arcandra Tahar sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral tidak akan menganggu iklim investasi di Indonesia.
"Nggaklah, kan program pemerintah sudah jelas, kami akan meneruskan sesuai keputusan kabinet yang sudah berjalan tentang program energi," kata Tom Lembong saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (16/8/2016).
Thomas mengklaim bahwa minat investasi, khususnya di sektor energi tidak ditentukan berdasarkan adanya pencopotan Arcandra. Minat itu lebih ditentukan oleh faktor kondisi sektor energi itu sendiri.
"Minat investor dibidang energi, jauh lebih ditentukan faktor-faktor lain, seperti harga minyak, dan berapa tarif yang ditawarkan ke investor. Jadi saya yakin bahwa program investasi energi tidak akan tertanggu (dengan pencopotan menteri esdm)," katanya.
Seperti diketahui, tadi malam Presiden Joko Widodo memutuskan untuk memberhetikan Arcandra Tahar dengan hormat sebagai Menteri ESDM. Hal ini lantaran Arcandra memiliki dwi kewarganegaraan yakni Amerika Serikat dan Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Devisa Hasil Ekspor Akan Digunakan sebagai Agunan Tunai
-
Ekonomi Indonesia Tidak Sedang Mengulang Krisis 1998, Purbaya Optimistis
-
PNM Siapkan Babak Baru Transformasi, Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Perusahaan
-
Ribuan Dokumen Menumpuk di Bea dan Cukai Tanjung Priok, Purbaya Mau Tambah Regulasi
-
Investor Asing Ramai-ramai "Sell Indonesia", Purbaya Masih Denial
-
Disorot Pemeringkat Internasional, Purbaya Klaim MBG dan Koperasi Tak Bebani Fiskal
-
1.108 Agen BRILink Jangkau Desa-desa di Klaten, Perputaran Uang Tembus Rp1,13 Triliun
-
Tekan Beban Bunga Utang, BI Akan Naikkan Remunerasi Dana Pemerintah
-
Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus
-
Rupiah Tembus Rp18.036 per Dolar dan IHSG Anjlok, Purbaya Ungkap Kendala Terbesar Pemerintah