Suara.com - Dalam suatu perusahaan, seorang karyawan tentu berhak mendapat kenaikan gaji. Apalagi jika kamu sudah lama bekerja, maka meminta kenaikan gaji adalah hal yang wajar. Tapi sebelum sibuk meminta kenaikan gaji coba tanyakan hal ini kepada diri kamu. Benarkah kamu sudah layak mendapatkan kenaikan gaji?
Berikut adalah pertanyaan yang harus kamu jawab sebelum maju kepada atasan untuk meminta penyesuaian jumlah gaji. Yuk, simak penjelasannya sebagai berikut:
1. Bagaimana kondisi perusahaan?
Meskipun perusahaan ini bukan milik kamu, tapi mengetahui kondisi keuangan perusahaan sangat penting. Jangan sampai perusahaan sedang tidak baik, kamu justru meminta kenaikan gaji. Hal ini sungguh tidak lah baik tentunya. Sebelum memutuskan hal ini, lebih baik pelajari situasinya. Jangan sampai hal ini justru menghambat karier kamu di masa depan.
2. Apa yang sudah kamu berikan?
Sebelum bertanya apa yang diberikan perusahaan kepada kamu, coba tanyakan apa yang sudah kamu berikan kepada perusahaan. Sudahkan kamu bekerja dengan sebaik mungkin? Sudahkah kamu memberikan hasil yang optimal bagi perusahaan ? Jika kamu ingin mendapat hak kamu maka penuhilah kewajibanmu terlebih dahulu. Jangan sampai, kamu bekerja seadanya tapi sibuk menuntut kenaikan gaji. Bukannya mendapat apresiasi, justru permintaan kamu tidak diperhatikan.
3. Apakah waktunya tepat?
Carilah waktu yang tepat untuk berdiskusi tentang kenaikan gaji bersama atasan. Jangan sampai saat dia sibuk Anda ingin membicarakannya karena pasti atasanmu akan tidak memperdulikannya. Mulailah dengan meminta evaluasi penilaian terhadap kinerja kamu. Jika memang hasilnya positif, maka saat itulah waktu yang tepat untuk meminta pertimbangan untuk kenaikan gaji kepada atasanmu.
Menerima gaji yang sesuai dengan kinerja kamu sangat penting. Tapi ingat, minta hak kamu sesuai dengan kewajiban kamu.
| Published by laruno.com |
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN