Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Ken Dwijugiasteadi mengatakan meski pemerintah telah mengeluarkan berbagai kebijakan penjelasan soal program pengampunan pajak atau tax amnesty, namun masih banyak masyarakat yang belum paham terkait program tersebut.
Hingga saat ini sekitar 7.568 masyarakat masih saja menanyakan apa itu tax amnesty, dan harta apa saja yang seharusnya dilaporkan dalam program tersebut.
"Lebih banyak menanyakan soal hartanya sih. Hartanya itu berupa apa yang akan diamnestykan itu. Terus prosedurnya seperti apa," kata Ken saat menggelar konferensi pers di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (6/9/2016).
Selain itu, ada juga yang bertanya soal jika WP mendapatkan harta warisan itu harus bagaimana jika mengikuti program ini.
"Ini kan penjelasannya sudah kami keluarkan dalam Peraturan Pajak No 11 tahun 2016. Saya pikir ini sudah mewakili. Tapi kami akan terus sosialisasikan ini ke masyarakat," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta
-
Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita
-
Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri
-
Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD
-
Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026
-
Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik
-
Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran
-
Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol
-
Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan
-
Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?