Plt Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Luhut Binsar Panjaitan menginginkan sektor energi juga bersiap dan ikut menampung dana pengampunan pajak atau tax amnesty.
Pasalnya, dengan dana-dana yang berasal dari Warga Negara Indonesia (WNI) ini dapat diinvestasikan untuk membangun infrastruktur di dalam negeri terutama di sektor energi dan pertambangan.
"Apa yang terjadi? Dana yang mengalir ke tanah air luar biasa. Tahun depan saya prediksi jumlah dana yang mengalir sangat banyak. Jadi dana ini harus digunakan dengan sebaik-baiknya untuk pembangunan di Indonesia," kata Luhut saat ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Selasa (4/10/2016).
Oleh sebab itu, pihaknya mengimbau kepada Kementerian ESDM untuk menyiapkan fasilitas untuk memudahkan dana-dana tersebut masuk ke sektor energi dan tambang.
Selain itu, lanjut Luhut, Kementerian ESDM sebagai regulator yang membawahi kedua sektor tersebut harus memberikan kesempatan ke investor dan semua peraturan yang berbelit harus dipermudah.
"Oleh karena itu kita harus memberikan kesempatan investor untuk menanamkan investasi di sektor tambang dan energi," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
Danantara Klaim Transformasi Pengelolaan Aset BUMN Mulai Berbuah Laba
-
Setelah Baja, Industri Rokok Juga Ikut Terancam Gulung Tikar
-
Harga Emas Anjlok, Kemendag Pangkas Patokan Ekspor dan Referensi
-
Rupiah Terpuruk ke Rp17.500, Ekonom Warning Risiko Dolar AS Sentuh Rp18.000
-
Kontribusi PDB Tembus Rp 8.573 T, Kenapa Setoran Pajak UMKM Masih Kecil?
-
Harga Emas Antam Anjlok Hari Ini, Dibanderol Rp 2.819.000/Gram
-
Aktivitas Selat Hormuz Masih Seret, Harga Minyak Brent Tembus 106 Dolar AS
-
Membaca Peluang di Tengah Ketidakpastian, Properti Tetap Jadi Instrumen Investasi Paling Relevan
-
Waspada, Ekonomi Indonesia Bakal Dihantam Tekanan Global
-
Bank Indonesia Perkuat Pengendalian Inflasi Demi Jaga Harga Bahan Pokok Tidak Naik