Suara.com - Indonesia Property Awrads (IPA) kembali digelar. Walau terlambat dari waktu yang ditentukan, ajang bergengsi dalam bisnis properti yang digelar atas kerjasama Property Guru International bersama Hansgrohe dan Crystal Lagoon, tetap menarik.
Lebih dari 330 nama yang tak asing lagi di industri real estate, arsitektur dan desain Indonesia berkumpul pada Kamis malam (13/10/2016) di acara bergengsi tahunan Indonesia Property Awards 2016 di Fairmont Jakarta.
Event ini dipersembahkan oleh Hansgrohe dan diselenggarakan oleh PropertyGuru Group, properti online terkemuka Asia untuk memperebutkan 29 kategori penghargaan.
Para pemenang dalam ajang penghargaan ini dinilai oleh para juri yang merupakan ahli dan veteran di sektor properti, yang diketuai oleh CEO PT Leads Property Service Indonesia, Hendra Hartono.
Sebanyak 30 pemenang di tahun ini, baik personal maupun perusahaan mewakili pelaku real estate terbaik di Indonesia, meski permintaan di sektor tersebut masih lemah di tahun ini.
"2015 kita tandai sebagai titik terendah pasar properti Indonesia. Paling besar dikarenakan kondisi makro-ekonomi yang bergerak lambat. Meskipun perlambatan ekonomi jangka pendek ini telah mempengaruhi sentimen investor, pasar properti Indonesia secara umum menunjukkan ketahanan yang cukup baik, terutama bila dibandingkan dengan krisis ekonomi yang pernah terjadi di masa lalu," kata Hartono.
Dia juga menyebutkan, adanya peningkatan kualitas peserta tahun ini, tidak hanya dari ibukota tetapi juga dari berbagai daerah juga. Hal ini melambangkan pertumbuhan industri dan transisi pasar yang berkembang semakin matang.
Hampir 130 peserta mendaftar di tahun 2016. Jumlah ini dua kali lipat dari tahun lalu, dengan 40 proyek berlokasi di Jakarta dan Bali, demikian juga di Surabaya, Lombok, dan Makassar. Penyelenggara memutuskan adanya kategori baru yang didedikasikan untuk pasar yang terus berkembang.
Satu dari proyek pengembangan regional yang mendapatkan beragam penghargaan, termasuk dua penghargaan dan dua Highly Commended honours, adalah Selong Selo Residences yang berlokasi di Lombok dikembangkan oleh The Selong Selo Group.
Diuntungkan dengan lokasi yang bagus dan tenang dan infrastruktur jalan yang baru ada, Selong Selo berhasil menarik banyak investor lokal dan asing dan berkontribusi menarik minat terhadap pertumbuhan real estat di Lombok.
Pemenang besar lainnya di malam penganugerahan terbesar bagi real estat Indonesia adalah The Mansion at Le Parc dari Putragaya Wahana. Dari total 6 nominasi yang didapatkan Putragaya Wahana, 4 diantaranya adalah oleh proyek The Mansion at Le Parc, termasuk penghargaan tertinggi untuk Best Condo Development (Indonesia). Konsep untuk proyek kondominium mewah yang diakui ini memadukan warisan kekayaan budaya Jakarta dengan arsitektur awal abad ke-20 dan pengaruh bergaya Belanda.
Walaupun proyek dari Putragaya Wahana Thamrin Nine Tower 1 yang dinominasikan untuk proyek perkantoran tidak memenangkan kategori Best Office Development – penghargaan jatuh kepada South Quarter dari Intiland – namun berhasil membawa pulang piala Best Green Development. Pengembangan yang terinspirasi dari konsep sawah terasering di Bali ini menerima Green Mark Platinum Certification dari Building and Construction Authority of Singapore dan telah dikenal dengan konsep yang mengutamakan ramah lingkungan.
Sementara itu, kategori baru Special Recognition in Sustainable Development juga turut dinantikan, pasalnya dua pemenang telah ditentukan untuk kategori ini yakni Prima Bangun Investama dan Summarecon Agung.
Summarecon Agung juga turut punya alasan lain untuk merayakan malam penganugerahan ini, pasalnya Director of Property and Business Development, Herman Nagaria, dianugerahi penghargaan Real Estate Personality of the Year oleh para editor Property Report untuk keberhasilannya memperjuangkan kota mandiri yang berkelanjutan di tanah air.
Pemenang utama dari tujuh negara ASEAN lainnya akan berkompetisi dengan pemenang-pemenang dari Indonesia untuk memperebutkan gelar regional di South East Asia Property Awards 2016 yang ke-enam yang akan diadakan di Shangri-La Singapore. Acara ini akan dihadiri lebih dari 500 tamu undangan dan VIP.
BDO, salah satu firma akuntan publik terbesar di dunia, sekali lagi akan mensupervisi proses penjurian di grand final untuk memastikan bahwa proses penilaian berjalan transparan dan adil pada Asia Property Awards yang ke 11 tetap terjaga.
"Merupakan sebuah kebanggaan dan sukacita bagi kami untuk kembali menyelenggarakan acara bergengsi untuk real estat Indonesia ini kedua kalinya. Para peserta tahun ini sangat luar biasa, sehingga membuat kami menambah kategori, dari hanya 22 kategori di tahun lalu menjadi 29 kategori di tahun ini,” kata Terry Blackburn, founder dan Managing Director Asia Property Awards.
"Kesuksesan Indonesia Property Awards merupakan bukti dari kemampuan pasar untuk beradaptasi dengan perubahan kondisi makro-ekonomi dan tren real estat," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN