Suara.com - Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin minta kepada pihak pelaksana pembangunan apartemen di Jakabaring Palembang pengerjaannya dimaksimalkan, supaya selesai tepat waktu sebelum pelaksanaan Asian Games 2018.
Apartemen itu akan dijadikan tempat peserta Asian Games sehingga pengerjaannya harus dimaksimalkan, kata Alex di Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (9/11/2016).
Selain itu dalam pembangunan diminta Perumnas sebagai penanggung jawab supaya selalu berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumsel agar diketahui kendala yang dihadapi.
Apalagi pembangunan tempat hunian tersebut merupakan proyek besar bagi Perumnas karena ada enam tower, katanya.
Gubernur mengatakan, pembangunan fasilitas akomodasi untuk pesta olahraga intenasional itu harus sesuai tahapan, sehingga selesai berdasarkan rencana.
Bukan itu saja dalam pengelolaanya nanti juga harus dilakukan secara profesional supaya bertahan lama.
Gubernur mengingatkan, jangan sampai tempat tinggal 23 lantai tersebut cepat kumuh karena manajemenya kurang baik.
Oleh karena itu pengerjaan harus diutamakan mutu dan pengelolaan juga harus profesional, kata gubernur.
Sementara Dirut Perumnas, Bambang Triwibowo saat menghadap gubernur sebelumnya mengatakan, kehadirannya di Pemerintah Provinsi Sumsel untuk bersilaturahim karena baru menjabat.
Selain itu juga melaporkan tahapan pembangunan apartemen di Jakabaring hingga saat ini.
Pembangunan tempat hunian itu berjalan lancar dan akan selesai sebelum pesta olahraga akbar mendatang, tambah dia. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026