Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengunjungi peserta Lomba Pekerja Konstruksi Tingkat Nasional 2016 di Jakarta, Selasa (8/11). Menteri Basuki didampingi oleh Dirjen Bina Konstruksi Yusid Toyib memberikan semangat kepada para pekerja yang menjadi ujung tombak pembangunan konstruksi.
“Saudara sekalianlah yang akan menentukan arah pembangunan infrastruktur kita, karena itu saya minta semua harus semangat. Dan harus diingat, harus bersertifikat, karena dengannya saudara sekalian bisa maju”, ujar Basuki.
Menurutnya dengan memperoleh sertifikasi dapat menjadi modal untuk para pekerja konstruksi terjun dan diakui di dalam pekerjaan konstruksi.
“Bagi tenaga kerja konstruksi, sertifikat ini seharusnya menjadi modal Anda untuk mendapatkan pekerjaan. Tanpa sertifikat tidak boleh sembarangan orang melakukan pekerjaan kosntruksi” tambah Basuki.
Perlombaan ini dilakukan untuk memberikan apresiasi sekaligus memberi penekanan pentingnya sertifikasi pekerja konstruksi sekaligus sebagai bagian dari rangkaian Konstruksi Indonesia 2016.
Lomba Pekerja Konstruksi 2016 ini diikuti oleh 427 orang peserta dari seluruh provinsi di Indonesia, dengan masing-maisng mengirimkan 15 orang perwakilannya yang akan mengikuti lomba pekerja konstruksi tingkat nasional dengan kategori Bidang Pemasangan Batu, Bidang Pembesian, Bidang Pemasangan Ubin, Bidang Plumbing, Bidang Scaffolding, Bidang Juru Ukur, Bidang Juru Gambar, Bidang Operator Excavator, Bidang Pelaksanaan Lapangan Pekerjaan Jalan dan Bidang Pelaksanaan Lapangan Pekerjaan Gedung.
Sebelumnya, Dirjen Bina Konstruksi, Yusid Toyib telah membuka secara resmi perlombaan pekerja konstruksi tingkat nasional yang didampingi oleh seluruh jajaran pejabat tinggi pratama Ditjen Bina Konstruksi dan dihadiri seluruh stakeholder bidang konstruksi, Senin (07/11) di Balai Material dan Peralatan Jakarta, Jl. Dr. Suratmo No 1 Jakarta Pusat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Pelabuhan Karimun Masuk Radar Sanksi Uni Eropa terkait Distribusi Minyak Rusia
-
Strategi Bank Mandiri Taspen Perkuat Ekosistem Pensiunan
-
Pandu Sjahrir: Moodys Hanya Minta Kejelasan Arah Kebijakan Pemerintah
-
Kemenhub Deadline Kapal Penyeberangan: Bereskan Izin atau Dilarang Mudik
-
Kilau Emas Menggoda, Pembiayaan BCA Syariah Melesat 238 Persen
-
Antisipasi Mudik Lebaran 2026, KSOP Tanjung Wangi Siagakan 55 Kapal di Selat Bali
-
Skandal Ribuan Kontainer China: Mafia Impor Diduga Gerogoti Institusi Bea Cukai
-
Kinerja 2025 Moncer, Analyst Rekomendasikan 'BUY' Saham BRIS
-
BPDP Akui Produktivitas Sawit Indonesia Kalah dari Malaysia
-
Pemerintah Umumkan Jadwal WFA Periode Ramadan-Lebaran, Berlaku buat ASN dan Swasta