Suara.com - Isu penarikan uang secara massif yang dilakukan secara besar-besaran atau rush money belakangan semakin santer terdengar. Bahkan, jika itu benar dilakukan bakal mengganggu stabilitas perbankan dan perekonomian negara dan diprediksikan akan menganggu sektor properti.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuldjono memastikan bahwa isu tersebut tidak akan mempengaruhi perkembangan sektor properti dan iklim investasi di Indonesia.
"Nggak, ada pengaruh apa-apa soal isu. Semua berjalan dengan baik, iklim investasi juga berjalan baik," kata Basuki saat ditemui di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Selasa (23/11/2016).
Ia pun juga sudah memastikan kepada para pengusaha yang tergabung dalam Real Estate Indonesia. Dimana, iklim investasi disektor properti atau sektor lainnya masih berjalan dengan baik. Oleh sebab itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terpancing dengan isu tersebut.
"Saya tanya di REI nggak ada apa-apa. APERSI juga nggak ada apa-apa (tidak berdampak). Nggak ada pengaruh isu rush money ke sektor properti, masih stabil," ungkapnya.
Seperti diketahui, dalam beberapa minggu terakhir telah beredar isu adanya penarikan uang besar-besar di bank atau rush money. Hal ini menyusul adanya aksi unjuk rasa yang akan dilakukan pada 2 Desember 2016 mendatang.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Menhub Kesal Banyak Truk Masih Wara-wiri Saat Mudik Lebaran
-
Rokok Ilegal Akan Makin Bebas Berkeliaran Gegara Aturan Ini
-
Proyek Geothermal Kamojang Digenjot, Rampung 2 Bulan Lebih Cepat
-
Emas Antam Diproyeksi Turun, Cek Ramalan Harganya untuk Pekan Depan
-
Nasabah Diminta Waspada Penipuan Digital Jelang Idulfitri, Salah Satunya Promo Belanja
-
BCA Ubah Jam Operasional Kantor Cabang Selama Nyepi dan Libur Lebaran, Catat Jadwalnya
-
Saham Energi Bersih Dinilai Menjanjikan di Era Transisi Energi
-
Pemerintah Masih Kaji Batas Nikotin dan Tar Produk Tembakau
-
Kuartal I Nihil IPO, BEI Pede Perdagangan Saham Tetap Ngebut
-
Emiten SMRA Sulap 850 Hektare di Gading Serpong Jadi Kawasan Hunian Terpadu