Suara.com - Properti adalah faktor kunci dalam perekonomian dalam sebuah negara, karena dapat memberikan efek multiplier yang kuat pada sub-sektor ekonomi lainya. Contohnya seperti di Indonesia, industri properti negeri ini dapat mempengaruhi sebanyak 175 sub-sektor lainnya .
Berbicara mengenai properti, berdasarkan survei dari Trends in Real Estate Asia Pasific 2016, Indonesia melalui kota Jakarta, berada di peringkat ke enam sebagai daerah dengan tujuan investasi properti yang sangat potensial.
Survei tersebut dilakukan oleh dua lembaga berpengaruh di dunia yakni Urban Land Institute (ULI) dan Price Waterhouse Cooper, total kota yang disurvei sebanyak 22 yang prospektif untuk investasi (City Investment Prospects) maupun pengembangan proeprti (City Developmenet Prospects).
Selain Jakarta, area lain yang dianggap memiliki potensi untuk berinvestasi properti adalah Serpong dan Tangerang Selatan adalah salah satu kota satelit yang paling cepat berkembang. Pusat perbelanjaan ternama, pasar, dan restoran mampu menjadi magnet bagi para pembeli potensial.
Ketika Jakarta dijadikan sebagai tempat pembangunan bagi properti yang menyasar kelas menengah ke atas, sedangkan Serpong menyasar kelas menengah.
Tren harga rumah di Serpong telah meningkat secara konsisten dalam 5 tahun terakhir. Kini, harga lahan di area bisnis di Serpong bisa mencapai 27 juta Rupiah per meter persegi. Hal tersebut dipengaruhi oleh banyaknya perusahaan yang memindahkan kantor pusat mereka dari Jakarta ke Serpong untuk menghindari kemacetan yang parah.
Paramount Land, salah satu developer ternama di negeri ini menjadi salah satu developer yang berperan penting untuk mengubah Serpong dari daerah yang tidak diperhitungkan menjadi area yang paling diincar.
“Kami melihat Serpong menjadi hotspot investasi dalam beberapa tahun ke depan,” ucap Mart Polman, managing director Lamudi Indonesia. Apalagi, lanjut dia, hanya berjarak 30 km dari CBD Jakarta dan sangat dekat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak
-
Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026