Suara.com - Sudah bukan hal yang mencengangkan bila harga properti mengalami lonjakan. Perubahan harga ini bisa terjadi dalam hitungan tahun bahkan bulan. Hal demikian pun ternyata juga akan dialami pada perumahan subsidi.
Perumahan subsidi memang diperuntukkan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang memiliki penghasilan terbatas namun membutuhkan hunian yang baik. Meski diperuntukkan bagi mereka, namun kenaikan harga juga tetap berlaku.
Setidaknya pemerintah telah memiliki harga yang pasti untuk kenaikan harga rumah subsidi tahun 2017 dan 2018. Berapa kenaikannya? Simak detail berikut ini:
1.Wilayah Jawa (kecuali Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi) pada 2016 Rp116,5 juta. Untuk tahun 2017 menjadi Rp123 juta dan 2018 jadi Rp130 juta.
2.Wilayah Sumatera (kecuali Kepulauan Riau dan Bangka Belitung) pada 2016 Rp116,5 juta Untuk 2017 menjadi Rp123 juta dan pada 2018 menjadi Rp130 juta.
3.Wilayah Kalimantan pada 2016 di angka Rp128 juta. Untuk 2017 jadi Rp135 juta dan pada 2018 menjadi Rp142 juta. Wilayah Sulawesi pada 2016 seharga Rp122,5 juta. Untuk 2017 menjadi Rp129 juta dan pada 2018 akan menjadi Rp136 juta.
4.Wilayah Maluku dan Maluku Utara pada 2016 dipasarkan senilai Rp133,5 juta. Untuk 2017 Rp141 juta dan pada 2018 menjadi Rp148,5 juta.
5.Wilayah Bali dan Nusa Tenggara pada 2016 dipatok seharga Rp133,5 juta. Untuk 2017 meningkat menjadi seharga Rp141 juta dan pada 2018 menjadi Rp148,5 juta.
6.Wilayah Papua dan Papua Barat pada 2016 dipatok sebesar Rp183,5 juta. Untuk 2017 menjadi Rp193,5 juta dan pada 2018 menjadi Rp205 juta.
7.Wilayah Kepulauan Riau dan Bangka Belitung pada 2016 adalah Rp122,5 juta. Untuk 2017 jadi Rp129 juta dan pada 2018 jadi Rp136 juta.
8.Wilayah Jabodetabek di 2016 masih berada di harga Rp133,5juta. Untuk 2017 meningkat menjadi Rp141 juta dan pada 2018 menjadi Rp148,5 juta.
| Published by Rumahku.com |
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
RI Cuan dari Nikel dan Batu Bara, Ekspornya Melonjak pada Juni 2026
-
Tangan Dingin John Herdman, Sulap Thom Haye Jadi Pemain Serba Bisa Selama Piala AFF 2026
-
Calon Korban Krisis Selat Hormuz Sudah Terlihat, Negara Monarki Tertua Ini Terancam Resesi
-
Pembangunan Stadion Kendal Tornado FC Disiapkan, Jadi Tonggak Kemajuan Sepak Bola Daerah
-
Kepala BGN Bantah MBG Habiskan APBN: Strawman Fallacy dalam Membaca Kritik
-
DPR Ungkap Sejumlah Dampak Besar dari Pemisahan Dana Pendidikan dari Program MBG
-
Kevin Durant Sebut 76ers Kandidat Juara NBA 2027, Kehadiran LeBron James Bikin Ngeri
-
Indeks CFX10 Melambung Tinggi, Bitcoin dan Ethereum Kompak Naik
-
Viral, Mobil Operasional KDMP Digunakan ke Solo Paragon Mall
-
Toyota Perpanjang Masa Garansi Mobil hingga Enam Tahun di GIIAS 2026