Suara.com - Minuman soda apa favorit Anda? Di pasaran, tersedia banyak minuman soda dalam berbagai merek dan rasa. Minuman ini disukai untuk melepas dahaga karena terasa menyegarkan.
Meski dianggap tidak baik bagi kesehatan, nyatanya minuman soda masih banyak dikonsumsi masyarakat di dunia. Rasanya yang nikmat membuat banyak orang terus mengonsumsinya. Apalagi harganya yang cukup terjangkau.
Selain itu, sebenarnya ada hal menarik lainnya terkait minuman soda, yakni bisa digunakan untuk membersihkan rumah. Jadi, selain untuk diminum, minuman soda bisa menjadi bahan pembersih.
Seperti untuk membersihkan toilet. Minuman soda ini bisa untuk menghilangkan noda kerak dengan mudah. Toilet Anda yang kotor dan berkerak bisa diatasi dengan cara menuangkan air minuman soda secukupnya ke atas bagian kloset yang kotor. Lalu biarkan selama sejam, agar kandungan asam pada soda bisa bereaksi untuk memecah noda yang ada.
Setelah itu, gunakan sikat toilet untuk menggosok noda di kloset. Noda sudah gampang disingkirkan, dan lalu Anda bilas dengan air bersih. Selain itu, minuman soda bisa juga menyingkirkan kerak pada berbagai perabotan rumah tangga yang berkerak.
Tak hanya itu, minuman soda umumnya juga bisa membersihkan kaca yang kotor. Semprotkan minuman soda pada kaca yang ingin dibersihkan, lalu gunakan kertas filter kopi agar tak menyisakan residu. Filter kopi ini bisa jadi pengganti kain lap atau koran untuk mengelap kaca.
| Published by Rumahku.com |
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
Terkini
-
Saham BUMI ARB Meski Ada yang Borong, Apa Penyebabnya?
-
OJK Buka Suara soal Pengganti Ketua dan Wakil Ketua, Ini Penjelasannya
-
Airlangga Siapkan Rp 13 Triliun untuk Insentif Ramadan dan Lebaran 2026
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Epstein Minta Bantuan Israel untuk Caplok Aset dan Tambang Libya
-
5 Fakta Diskon Iuran BPJS Ketenagakerjaan 2026 hingga 50 Persen, Wajib Diketahui Ojol hingga Sopir
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Pertemuan Singkat dengan Kakak Putih Biru, Awal Perubahan Besar Ibu Murni
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
-
BBRI Melemah Tipis, Analis Ungkap Target Harga Saham dan Rekomendasi