Suara.com - Hal yang sering bikin bingung saat hendak buka usaha adalah apa usaha yang hendak dijalankan. Buka usaha sendiri memang butuh kematangan.
Sebenarnya, kebingungan ini bisa teratasi dengan gampang. Keputusan buka usaha apa bergantung pada minat dan tentu saja, modal.
Orang yang minatnya tinggi di bidang kuliner, misalnya, nggak bisa langsung memutuskan akan buka restoran steak. Lihat dulu berapa modalnya. Cukup nggak untuk beli bahan daging sapi yang harganya terhitung tinggi itu.
Makanya, perlu kompromi minat dan modal. Buat yang modalnya terbatas, bisa pilih usaha terkait. Saat usaha itu bergulir, bisa deh rintis usaha yang menjadi minat sebenarnya.
Misalnya punya Rp20 juta dan pengin buka kafe. Buka kedai kopi saja dulu sebagai permulaan. Duit sebesar itu bisa kok jadi modal buka kedai kopi yang sederhana.
Apalagi jika sudah ada tempat, yang artinya gak perlu sewa tempat lagi. Tapi tenang kalau belum punya ruang. Bisa kok diakali dengan strategi khusus.
Dalam dunia perkopian, yang tengah menjadi tren sekarang adalah metode seduh kopi manual. Istilah kerennya, Third Wave of Coffee.
Tren ini lebih mementingkan keterlibatan banyak tangan. Jadi, keterlibatan mesin kopi yang harganya mahal-mahal itu lebih dibatasi.
Walhasil, tren ini sangat menguntungkan buat mereka yang mau buka kedai kopi dengan modal minim. Berikut ini detail kasar cara buka kedai kopi dengan modal R 20 juta saja.
Beli Alat Kopi
- V60 kapasitas 2 cup x 2 = Rp60 ribu x 2 = Rp120 ribu
- Filter V60 (isi 40) = Rp25 ribu
- Vietnam drip kapasitas 1 cup x 4 = Rp60 ribu x 4 = Rp240 ribu
- Moka pot kapasitas 6 cup = Rp300 ribu
- French press kapasitas 3 cup x 2 = Rp200 ribu x 2 = Rp400 ribu
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN