Suara.com - Nggak ada orang yang mau repot dalam suatu urusan. Apalagi kalau urusannya dengan kepolisian. Bahkan ada yang rela mengeluarkan duit lebih agar terhindar dari urusan ini. Dalam soal balik nama dan mutasi kendaraan, misalnya. Meski sudah diimbau urus sendiri, masih saja ada yang menggunakan jasa calo.
Bukan apa-apa, kadang di depan kantor Samsat sendiri juga banyak calo berkeliaran. Sementara itu, birokrasi di kepolisian sering dipertanyakan. Kombinasi ini membuat calo kipas-kipas cari “mangsa”.
Sebetulnya, cara balik nama dan mutasi kendaraan itu gampang. Dilakukan sendiri juga bisa. Biayanya pun sudah jelas, meski gak tertutup kemungkinan ada pungutan abu-abu di dalamnya.
Yang pasti, hari gini, sudah bukan zamannya lagi pakai calo. Praktik calo begini yang bikin korupsi, kolusi, dan nepotisme tumbuh subur. Sebelum ditangkap KPK karena disangka terlibat percalona, yuk simak cara balik nama dan mutasi kendaraan plus pritilan biayanya berikut ini:
1. Siapkan segala berkas
Yang harus disiapkan adalah:
- STNK asli dan salinannya
- BPKB asli dan salinannya
- KTP asli (bukan KTP pemilik yang dulu) dan salinannya
– Kuitansi pembelian motor yang dibubuhi materai dan salinannya
Setelah berkas komplet, datangi Samsat tempat Buku Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) diterbitkan.
2. Gesek motor
Istilah gesek motor mengacu pada pengecekan nomor rangka dan mesin kendaraan. Petugas akan memberikan hasil pengecekan ke kita untuk dibawa ke loket pemeriksaan dan legalisasi berkas. Biaya: Rp 30 ribu
3. Mulai mutasi
Selanjutnya, bawa seluruh berkas ke loket mutasi untuk meminta formulir balik nama dan mutasi untuk diisi. Di Samsat biasanya ada contoh formulir yang sudah diisi sebagai acuan. Setelah terisi, berikan formulir ke petugas untuk kemudian datang lagi kira-kira 5 hari ke depan buat ambil berkas menggunakan tanda terima yang diberikan petugas. Biaya: Rp 75 ribu
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Favorit Ibu Rumah Tangga, Motor Pesaing Honda ADV 160 dan CB150X
-
Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
-
Indomobil Boyong Mobil Listrik Leapmotor B10 ke GIIAS 2026, Langsung Dirakit Lokal
-
Harga Honda ADV 160 Baru vs Aprilia SR GT 200 Bekas Selisih Tipis, Mana yang Lebih Layak Dilirik?
-
Tips Aman Touring Motor Lintas Pulau Tanpa Kendala, Lakukan Persiapan di Bengkel Resmi
-
Daftar 25 Mobil Listrik Berbaterai Nikel di Indonesia, Dapat Insentif Lebih Besar dari Pemerintah
-
Penantang CB150X dari Yamaha Tebar Pesona: Kebal Bioetanol, Harganya Segini
-
7 Mobil Diesel Irit Solar, Solusi di Tengah Kenaikan Harga BBM Pertamina
-
Kolaborasi Raksasa Otomotif Jepang Bikin Skuter Hidrogen Tandingan Motor Listrik Baterai
-
Harga Yamaha XSR155 Bekas Tinggal Segini 'In This Economy', Waktunya Serok atau Skip?