Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Pemuda dan Olah Raga Imam Nahrawi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Dirjen Penyedian Perumahan Kementerian PUPR Syarif Burhanuddin, Kamis (29/12/2016) melakukan topping off atau pengecoran akhir atap Rumah Susun (Rusun) Atlet di Kemayoran, Jakarta dalam rangka mendukung penyelenggaraan Asian Games XVIII Tahun 2018.
Presiden Joko Widodo kepada awak media mengatakan bahwa beberapa ruangan sudah tinggal penyelesaiannya saja. “Sudah Bagus dan ini tinggal penyelesaiannya saja. Rusun Atlet Asian Games di Kemayoran terdiri dari 10 menara, di Blok D10 ada 7 menara, di Blok C2 ada 3 menara," terangnya.
Menara Rusun yang telah mencapai pengecoran lantai terakhir yakni Blok D10 Menara 1 dan 3 (24 lantai) yang dikerjakan oleh PT. Waskita Karya dan Block C2 Menara 1 dan 3 (18 lantai) yang dikerjakan oleh PT. Brantas Abipraya.
Sedangkan menara lainnya akan dilaksanakan topping off bertahap yang direncanakan akhir Februari 2017. “Saya berharap seluruh bangunan dapat selesai dan bisa digunakan pada September 2017, “tegasnya.
Dalam upaya mempercepat penyelesaian Rusun, Menteri Basuki telah memerintahkan kepada kontraktor untuk menambah waktu kerja dari dua shift menjadi tiga shift selama tujuh hari dalam sepekan, menambah alat dan material.
Kawasan blok C2 dan blok D10 di kawasan Kemayoran ini merupakan aset milik negara atas nama Kementerian Sekretariat Negara. Untuk blok C2 akan dibangun 3 tower dengan jumlah total 1.932 unit dan untuk blok D10 akan dibangun 7 tower dengan jumlah total 5.496 unit. Rusun yang dibangun ini memiliki tipe 36 dengan 2 kamar tidur, ruang tamu, dapur, kamar mandi dan tempat cuci jemur.
Diperkirakan 1 unit rusun akan dihuni 3 orang, sehingga total keseluruhan rusun atlet tersebut akan menampung 22.278 orang penghuni. Pada Blok D10 nantinya akan digunakan sebagai penginapan atlet, sementara di Blok C2 akan digunakan bagi para jurnalis dan official.
Setalah pelaksanaan Asian Games 2018 selesai, bangunan tersebut akan dimanfaatkan sebagai hunian bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan relokasi warga yang tinggal di permukiman kumuh di Jakarta.
Pembangunan 10 tower Rusun sudah dimulai sejak bulan Maret 2016 dan ditargetkan selesai pada September 2017. Adapun kontraktor yang ikut melaksanakan pembangunan rusun atlet Kemayoran yakni antara lain Abipraya Indulexco KSO, PT. Waskita Karya (Persero), Adhi Jaya Konstruksi Penta, dan Wika Cakra KSO. Rusun atlet ini dibangun dengan biaya sebesar Rp 3,4 triliun dengan rata-rata progres pelaksanaan fisik rata-rata sudah mencapai 44,39 persen.
Baca Juga: Pemerintah Perbaiki Jembatan Kodo 1 yang Putus Akibat Banjir
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Berlaku Besok, IESR Ungkap Bahayanya Penerapan B50
-
J Trust Bank (BCIC) Rombak Jajaran Direksi
-
Insentif Mobil Listrik Tak Kunjung Jelas, Kemenperin Khawatir Penjualan Tertahan
-
Target Swasembada Garam 2027 Dinilai Sulit Tercapai Tanpa Reformasi Impor
-
BUMN Logistik Baru Mulai Terbentuk, Merger dari 7 Perusahan
-
Vonis Nadiem Makarim Jadi Sorotan Media Internasional: Investor Asing Semakin Tak Percaya
-
Tujuh BUMN Logistik Resmi Melebur di bawah PT Multi Terminal Indonesia
-
Dilema B50 vs Ekspor CPO, Kebijakan Ini Bisa Jadi Pedang Bermata Dua?
-
Pemadaman Listrik Hambat Industri Manufaktur di Juni 2026
-
Brantas Abipraya Percepat Penyelesaian Sekolah Rakyat Kabupaten Bogor, Dukung Pemerataan Pendidikan