Dua menteri kabinet kerja pemerintah Presiden Joko Widodo yakni Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang didampingi oleh Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo hari ini mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (9/2/2017).
Kedatangannya pejabat negara tersebut untuk menyerahkan 107 nama calon pimpinan OJK untuk diverifikasi rekam jejaknya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK.
"Iya jadi hari ini kami menyerahkan nama calon dewan komisioner OJK periode 2017-2022 ke KPK untuk menelusuri rekam jejak para calon ini," kata Ani saat ditemui di gedung KPK.
Selanjutnya Pansel juga akan meminta informasi, masukan, maupun rekam jejak dari 107 calon anggota Dewan Komisioner itu kepada Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan.
"Kami akan minta masukan dari institusi yang punya kompetensi dan tanggung jawab, seperti KPK, PPATK, Badan Kode Etik supaya memberikan masukan sesuai kewenangan untuk mendapatkan rekam jejak, kompetensi dari calon anggota DK OJK," katanya.
Nantinya, Hasil seleksi tahap II akan diumumkan pada 25 Februari 2017 melalui laman seleksi-dkojk.kemenkeu.go.id, www. kemenkeu.go.id, dan www.bi.go.id.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi
-
Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir
-
Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar
-
Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang
-
UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI
-
Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang
-
Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan
-
Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond
-
Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik
-
Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM