Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri meminta kepada manajemen PT Freeport Indonesia untuk berdialog dengan serikat pekerja PT Freeport Indonesia. Hal ini menyusul rencana Freeport yang akan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap pegawainya untuk menekan pengeluaran.
"Kami minta Freeport untuk berdialog dengan serikat pekerja. Agar serikat pekerja juga punya ruang untuk membicarakan persoalan ini," kata Hanif saat ditemui di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Kamis (23/2/2017).
Hanif mengaku, dalam beberapa hari terakhir ini telah menerima banyak laporan dari serikat pekerja PT Freeport Indonesia yang masuk ke meja kerjanya soal rencana PHK ini. Namun, pihaknya belum bisa menyampaikan berapa data karyawan yang akan di PHK atau sudah di PHK oleh Freeport.
"Sudah banyak laporan yang masuk. Tapi berapanya saya harus cek lagi. Ini hasil koordinasi antar kementerian dengan dinas ketenagakerjaan di Papua," katanya.
Hanif mengaku, pihaknya saat ini tengah melakukan koordinasi dan dialog dengan para serikat pekerja Freeport. Oleh sebab itu, pihaknya meminta kepada Freeport untuk membuka ruang dialog.
"Kami sedang melakukan proses dialog," tegasnya.
Seperti diketahui, Chief Executive Officer and President Freeport McMoRan Inc Richard C Adkerson berencana pada pekan depan akan memPHK 10 persen pegawainya.
Langkah tersebut diambil untuk menekan biaya financial agar Freeport tidak mengalami kerugian akibat berhentinya produksi Freeport karena izin ekspor konsentrat yang telah habis sejak 10 Januari 2017 lalu.
Baca Juga: Pengamat: Pemerintah Jangan Takut Digertak PHK oleh Freeport
Namun, berdasarkan data Dinas Ketenagakerjaan sudah ada 300 tenaga kerja yang di PHK yang berstatus kontrak. Sedangkan yang berstatus tetap dirumahkan untuk sementara waktu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya