Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok secara resmi dinyatakan bersalah dalam kasus penistaan agama. Atas tindak tersebut, Ahok, divonis hukuman penjara selama 4 tahun oleh majelis hakim.
Melihat kondisi tersebut, Analis Oso Securities Riska Afriani menilai hal ini membuat kondisi pasar khususnya pasar modal menjadi kurang kondusif.
Hal ini terlihat pada penutupan IHSG Selasa (9/5/2017) melemah 3,892 poin (0,07 persen) ke 5.703,970. Sementara indeks LQ45 ditutup turun 0,644 poin (0,07 persen) ke 948.324.
"Memang vonis Ahok kemarin membawa sentimen negatif di pasar modal. Hari ini juga diperkirakan akan mengalami sedikit koreksi pada siang nanti," kata Riska, Rabu (10/5/2017).
Riska menilai saat ini para investor lebih memilih wait and see terkait vonis yang telah diberikan kepada Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.
Pasalnya, pascavonis tersebut, sangat rentan terjadi aksi protes yang dilakukan oleh para pendukungnya dari berbagai kalangan. Hal ini membuat para investor sedikit was-was ada bentrokan.
"Ya pendukung Ahok itu kan banyak. Makanya dikhawatirkan hari ini akan ada aksi protes. Lihat saja pas Ahok kalah Pilkada karangan bunganya kan banyak tuh. Tapi kita lihat saja perkembangannya hari ini," kata Riska.
Indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat 0,17 persen (9,62 poin) ke level 5.706,68 pada pembukaan sesi pertama perdagangan hari ini, Rabu (10/5/2017).
Saham-saham unggulan yang tergabung dalam Investor33 naik 0,22 persen ke 406,2, indeks LQ45 naik 0,14 persen ke 948,17, JII naik 0,07 persen ke 728,84.
Baca Juga: Addie MS Kagumi Djarot Berani Jaminkan Diri Buat Ahok
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel
-
Apa itu Panda Bonds? Benarkah Ngutang ke China Bisa Perkuat Rupiah?
-
Trading Saham Tak Lagi Andalkan Insting, Tapi Bisa Pakai AI
-
Indonesia Sudah Stop Impor Solar Sejak April
-
Mengapa Danantara Berani Investasi di Saham Gocap Milik GOTO? Apa Untungnya?
-
Digitalisasi Sampah di Desa Tamanmartani, 1.400 Warga Bisa Bayar Lewat QRIS BRI Depan Rumah
-
Indonesia Tawarkan Peluang Investasi Hulu Migas: Investor & Penyedia Teknologi Global Kolaborasi
-
Setelah Dibeli Danantara, GOTO Jadi Saham Paling Aktif Diperdagangkan Hingga Sesi I
-
Profil Grace Natalie: Komisaris MIND ID yang Dipolisikan Terkait Video Ceramah JK
-
Pelindo Perkuat Sinergi untuk Percepatan Operasional Penuh Terminal Kijing