Menjelang Pilkada Jawa Barat 2018, sejumlah formasi mulai terbentuk. Beberapa nama tokoh politik juga sudah dipastikan akan meramaikan kontesasi ini.
Yang terbaru datang dari Pengusaha ternama di Jawa Barat yang juga sekaligus Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), Jawa Barat, Agung Suryamal. Agung telah menyatakan siap bersaing memperebutkan kursi Jabar Satu.
Agung mengaku kesiapannya maju di Pilgub Jabar 2018 mendapat dukungan dari berbagai tokoh politik, dan elemen masyarakat. Hal ini dianggapnya menjadi “modal” awal untuk bersaing di Pilgub Jabar nanti.
"Saya mendapat dorongan dan dukungan, sebagai warga Jabar dengan sepenuh hati dan ikhlas saya siap maju (ke Pilgub Jabar). Ini modal awal untuk saya," ujar Agung di Jakarta, Senin (22/5/2017).
Keyakinan Agung pun semakin kuat ketika beberapa partai politik (parpol) mulai memberi sinyal untuk mendukungnya. Bahkan, diakatakannya, komunikasi pencalonan ke Pilgub Jabar bersama sejumlah parpol terbilang cukup intens. Hanya saja, dirinya masih enggan “membocorkan” parpol mana saja yang tertarik untuk “meminangnya”.
“Beberapa partai sudah mengkomunikasikan hal ini, bila waktunya sudah tepat baru kita akan publikasi ke media. Yang jelas, parpol tersebut memang ingin mecari figur diluar kader dari kalangan profesional yang mumpuni,” terang mantan Ketua HIPMI Jabar periode 2002- 2008, ini.
Meski masih sebatas rencana pencalonan, Agung rupanya telah menyusun visi besar yakni membangun Jawa Barat Berkarakter, Berdaya Saing, dan Berkeadilan. Agung optimis visi ini dapat membawa pembaharuan, dan menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat Jawa Barat.
“Insya Allah, bila diamanahkan saya akan menjalankan visi tersebut dengan penuh dedikasi untuk membawa pembaharuan yang lebih baik bagi Jawa Barat,” tegasnya.
Baca Juga: Andhy Koesnandar, Pegawai Microsoft yang Jadi Bos Cermati.com
Sebagai informasi tambahan, ketika menduduki jabatan sebagai Wakil Ketua Umum KADIN periode 2003- 2008, KADIN bekerjasama dengan Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO) menginisiasi pembangunan bandara internasional Jawa Barat di Kertajati Majalengka. Agung sebagai Wakil Ketua Umum KADIN pada saat itu dinilai berperan penting atas gagasan- gagasannya dalam mendorong percepatan pembangunan bandara yang disebut- sebut sebagai bandara terluas di Indonesia.
Pria kelahiran Bandung 52 tahun silam ini pun dikenal sebagai tokoh penggerak ekonomi kerakyatan Jabar, sekaligus pemilik Pasar Induk Caringin Bandung.
Kini bisnisnya bergerak di sektor migas dan beberapa bisnis lain yang tersebar di Jakarta dan Jawa Barat. Dengan eksistensinya tersebut Agung memiliki jaringan yang cukup luas mulai dari kalangan pengusaha, politisi, hingga birokrat dari dalam dan luar negeri.
Sejak mengenyam pendidikan di Institut Teknologi Nasional (ITENAS) hingga di Sekolah Tinggi Hukum Bandung (STBH), Agung selalu aktif terlibat dalam sejumlah organisasi kepemudaan dan keagamaan serta memegang jabatan penting seperti, Wakil Ketua PMI JABAR ( 2011-2016 ), Penasehat Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI), Penasehat Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) , Bendahara BAMUS Sunda Pusat.
Kemudian Agung juga pernah menempati posisi sebagai Dewan Pakar AMS (Angkatan Muda Siliwangi), Dewan Pakar INTI (Ikatan Tionghoa Indonesia) Jawa Barat, Dewan Pembina Pengusaha Pribumi Jawa Barat, Dewan Kehormatan HIPMI Jawa Barat, Penasehat Perpit (Perhimpunan Pengusaha Tionghoa) Jawa Barat, Dewan Pembina ISMI (Ikatan Saudagar Muslim) Jawa Barat, dan juga Dewan Pakar ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia) Jawa Barat.
Selain itu, sang putera daerah ini memiliki hubungan erat dengan pemuda Muhammadiyah. Gagasan besar akhir-akhir ini, Agung menyatakan kepada para generasi muda Muhammadiyah, untuk menjalankan “Jihad Ekonomi” yakni sebuah gerakan yang mengupayakan kesejahteraan umat, yang diiringi dengan kemajuan spritual.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026
-
Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS
-
KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana
-
Khofifah Paparkan Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2025 Tembus 104,65 Persen
-
Mengapa Minyakita Selalu Langka? Ekonom Ungkap Masalahnya
-
Tempo Scan (TSPC) Respon Penangkapan Richard Muljadi Terkait Kasus Penipuan
-
Klarifikasi Purbaya soal Patriot Bond Bikin Investor Kebal Pajak-Hukum hingga Pencucian Uang
-
Hutama Karya Catat Kinerja Positif dalam Pengelolaan 14 Ruas Tol di Wilayah Indonesia