Suara.com - Gelaran Jakarta Fair Kemayoran 2017 yang berlangsung selama 39 hari, akhirnya ditutup pada Minggu (16/7/2017).
Penutupan gelaran Jakarta Fair 2017 ditandai dengan closing ceremony di area panggung utama yang dihadiri oleh Sekertaris Daerah DKI Jakarta, Saefullah dan Ketua Penyelenggara Jakarta Fair Kemayoran, Prajna Murdaya.
Acara penutupan gelaran PRJ ke 50 juga dimeriahkan oleh pesta kembang api spektakuler hingga penampilan band Tanah Air dan Sheila on 7.
Memasang target 5,7 kunjungan pada tahun ini, gelaran Jakarta Fair 2017 tercatat telah menembus enam juta pengunjung dan transaksi bisnis di atas Rp6,5 triliun. Sejak dibuka pada 8 Juni lalu, antusias masyarakat tak pernah surut untuk meramaikan ajang pameran terbesar dalam terlama se-Asia Tenggara tersebut.
Sebagai ajang tahunan yang selalu ditunggu-tunggu, antusiasme masyarakat datang dari berbagai macam kalangan termasuk para musisi Tanah Air.
"Jakarta Fair ini ajang tahunan, pesta orang Jakarta. Biasanya selalu di bulan libur kan, jadi dari Sabang sampai Merauke datang ke sini," ujar Bimbim Slank yang sempat mengisi acara bersama Slank dalam gelaran Jakarta Fair 2017.
Bukan hanya sebagai sarana hiburan, ajang Jakarta Fair juga dianggap sebagai tempat jual beli yang bagus bagi masyarakat.
Selama 39 hari penyelenggaraan Jakarta Fair, banyak diskon maupun promo yang diberikan oleh sekitar 2.700 peserta pameran.
"Ini trading yang bagus buat orang. Banyak orang pengen nonton hiburan dengan budget yang low tapi bisa dapat banyak. Mereka kan bukan hanya ingin nonton band, mungkin juga belanja atau mencari kebutuhan," ujar bassist Gigi, Thomas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN