Suara.com -
Selain bekerja, banyak orang mendapat penghasilan dari investasi. Sebagian orang beranggapan bahwa investasi hanya cocok untuk mereka yang sudah mapan dan berumur saja. Padahal, anak muda juga sangat berpeluang untuk berinvestasi. Usia muda merupakan waktu emas untuk meraih penghasilan yang berlimpah. Selain melatih manajemen keuangan, investasi yang dimiliki juga bisa dimanfaatkan untuk tujuan jangka panjang.
Misalnya, saat kita membutuhkan dana yang tidak sedikit dan mendadak, investasi bisa menjadi salah satu solusinya. Dibandingkan dengan menabung seperti pada umumnya, investasi jauh lebih menguntungkan. Berbagai pilihan jenis investasi bisa menjadi pilihan. Sudah tahu mau memilih yang mana? Nah, berikut ini empat cara berinvestasi yang cocok untuk anak muda.
Investasi Reksa Dana
Para pakar keuangan banyak merekomendasikan jenis investasi yang satu ini. Reksa dana bisa dijadikan sebagai investasi dengan jangka waktu yang beragam dan dapat dipilih sesuai dengan keinginan. Banyak nasabah memilih untuk menyimpan dananya dalam bentuk reksa dana karena jangka waktu yang pendek serta tidak terbebani syarat khusus.
Deposito
Jenis investasi yang kedua sebagai rekomendasi Anda adalah deposito. Tidak seperti tabungan atau simpanan biasa, dana yang sudah disetor dan masuk ke rekening deposito hanya bisa diambil dalam jangka waktu yang telah ditentukan, misalnya satu tahun. Pada umumnya, investasi yang satu ini memiliki bunga yang lebih tinggi dari tabungan biasa. Deposito merupakan jenis investasi yang cocok sekali buat Anda yang masih berstatus mahasiswa.
Saat ini banyak bank di Indonesia yang menyediakan layanan deposito untuk semua kalangan masyarakat. Bagi anak muda, tersedia juga deposito dengan biaya yang lebih terjangkau dan berbagai macam keuntungan yang ditawarkan.
Emas
Selanjutnya ialah emas. Jenis investasi yang banyak dipilih orang dari berbagai kalangan baik tua ataupun muda. Prosesnya yang mudah dan harganya yang cenderung terus naik, bahkan jarang sekali mengalami penurunan menjadi alasan jenis investasi ini sebagai pilihan yang tepat. Selain untuk berinvestasi, emas juga bisa digunakan sebagai perhiasan khususnya bagi kaum hawa.
Salah satu cara mudah untuk berinvestasi emas adalah dengan cara menabung emas di Pegadaian. Tidak harus mengumpulkan uang hingga puluhan juta untuk membeli emas, cukup dengan uang dengan nominal tidak lebih dari Rp100.000, tabungan emas sudah bisa dimiliki. Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi cabang Pegadaian terdekat di kota Anda.
Properti
Investasi yang terakhir ini mungkin sedikit berbeda dengan investasi pada umumnya. Memang benar, untuk bisa memiliki dan menabung dalam bentuk properti (tanah, rumah, apartemen, dan sebagainya), kita membutuhkan dana yang tidak sedikit. Namun, hal tersebut bukan berarti menghalangi Anda untuk berinvestasi dalam bentuk properti. Investasi properti kini makin tenar seiring dengan perkembangan zaman dan tingginya permintaan. Terlebih di daerah perkotaan yang bisa dibilang cukup sulit untuk mencari tanah kosong dan rumah dengan harga yang terjangkau.
Salah satu kelebihan investasi jenis ini dibandingkan dengan jenis investasi lainnya adalah harga properti yang kian terus merangkak naik seiring berjalannya waktu. Apalagi jika keberadaan properti tersebut di lokasi yang strategis, harga jualnya pun akan semakin tinggi. Selain itu, tempat tinggal juga menjadi kebutuhan pokok manusia. Jadi, apa yang telah diinvestasikan akan terus dirasakan manfaatnya sampai tua nanti. Bukan hanya untuk diri sendiri, melainkan juga keturunan Anda nantinya.
Baca juga artikel Cermati lainnya:
Peluang dan Tips Sukses Bisnis Kue Kekinian Ala Artis
Selain Usia, Apa Lagi Faktor Kunci agar Pengajuan KPR Lolos?
Mengenal Payment Gateway, Dari Cara Kerja sampai Keuntungannya buat Transaksi
| Published by Cermati.com |
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya