Suara.com - Hemat pangkal kaya, pepatah seperti ini sudah lama kita dengarkan sejak dari dulu. Sebagian orang mungkin setuju dengan hal ini, namun sebagian lagi sepertinya hanya mengacuhkan saja pepatah tersebut.
Untuk berhemat, kita sebaiknya lebih banyak menabungkan uang kita dibandingkan digunakan secara boros untuk memenuhi keinginan yang tidak ada habisnya. Dengan banyak menabung kita akan lebih hemat dan berkemungkinan bisa menjadi kaya.
Seperti yang terjadi pada seorang miliuner terkenal, Warren Buffet, hidupnya selalu bisa berhemat sekalipun beliau adalah seorang yang kaya raya. Menurutnya, dengan berhemat kita akan mendapat banyak keuntungan. Hemat tidak akan membuat hidup seperti dibatasi, terutama dalam hal belanja dan kebutuhan lainnya. Berhemat juga harus dimulai sejak dini agar menjadi kebiasaan yang baik nantinya.
Berikut ini 7 Tips berhemat dari Warren Buffet yang wajib Anda simak:
Investasi untuk Diri
Menurut Buffet, investasi itu sangat penting untuk diri sendiri. dengan berinvestasi kita bisa meningkatkan bakat, keterampilan dan pengetahuan tentang mengelola keuangan, yang akan membuat kita lebih berharga dan menempatkan dalam posisi yang tentunya lebih baik lagi agar kita mendapat nilai tambah untuk diri kita sendiri.
Lakukan Hal yang Kita Cintai
Buffet juga menyarankan agar melakukan apa yang kita cintai, sehingga dalam bekerja pun kita akan mendapatkan kepuasaan yang maksimal. Jika Anda merasa terjebak dalam pekerjaan saat ini, mengapa tidak mencoba sesuatu baru seperti menjalani hobi yang disukai. Akan lebih bagus lagi jika dari hobi itu Anda bisa mendapatkan uang.
Waspadai Investasi yang Dipilih
Walaupun Buffet mengatakan bahwa investasi ini penting untuk diri kita sendiri, dia juga mengatakan bahwa aturan pertama investasi seharusnya tidak boleh kehilangan uang. Ada banyak investasi yang biasa dilakukan sebagian orang, namun bukannya mendapatkan untung, mereka malah kehilangan uang mereka setelahnya. Sebaiknya jangan mendahulukan utang untuk investasi karena investasi seharusnya bertujuan untuk keuntungan, bukan malah sebaliknya.
Membatasi Pinjaman
Buffet juga menyarankan kepada kita untuk meminjam uang dengan jumlah yang sesuai kemampuan. Meminjam uang berarti kita akan berutang kepada salah satu pihak, dan ingat bahwa berutang berarti menerima beban bunga, misalnya meminjam uang lewat kartu kredit. Sebaiknya uang yang dimiliki bisa untuk digunakan membayar utang (jika ada utang) namun masih bisa bersisa untuk investasi.
Jangan Bergantung pada Satu Sumber Penghasilan
Jika kita ingin menjadi orang kaya, prinsipnya adalah kita tidak boleh terlalu bergantung pada satu sumber penghasilan saja. mungkin saat ini kita sudah nyaman sebagai pekerja, namun tidak ada salahnya jika kita juga melebarkan sayap ke dunia bisnis kecil-kecilan misalnya, atau melakukan pekerjaan sampingan yang menghasilkan.
Tidak Membuang Waktu
Seorang Warren Buffet selalu bisa menghargai waktu dan uang. Saat beliau melakukan negosiasi bisnis, beliau selalu menyarankan untuk terlebih dulu meneliti dan membuat keputusan secepat mungkin. Buffet juga mengatakan, kita tidak perlu mengatakan banyak hal yang tidak berguna. Contohnya, jika Anda membuat penawaran bisnis maka akan lebih mudah jika berbicara langsung mengenai harga dan langsung membuat keputusan di tempat.
Baca juga artikel Cermati lainnya:
Tips Aman Memanfaatkan Peta Digital Saat Berpergian
Seberapa Pentingkah Manajemen Keuangan? Baca di Sini
Ide Renovasi Dapur Murah dengan Budget Kurang dari Rp10 Juta
| Published by Cermati.com |
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Jabatan Komisaris BUMN Disorot, Gaji Ade Armando 33 Kali Lipat UMR Jakarta
-
Isu 55.000 Buruh Kena PHK, Said Iqbal: Harga Gas Diturunkan untuk Tekan Ancaman PHK
-
Sepanjang Tahun, Bulog Tetap Menyerap Gabah dan Beras Petani Sesuai Arahan Pemerintah
-
Strava Kena Pajak PPN PMSE, Biaya Langganan Naik? Ini Daftar Harga Terbaru
-
Rebalancing MSCI: Mengapa AMMN dan DSSA Lebih Tangguh dari Saham Prajogo Pangestu?
-
Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG Sampai Nol Rupiah, Tapi Akui Tak Bisa
-
Binus Resmikan Magister Hukum Bisnis, Fokus Perdagangan Internasional hingga Siber
-
Program E20 Jadi Senjata Baru Kurangi Impor BBM, Ini Kebutuhan Etanol Indonesia
-
Harga Pangan Hari Ini Berubah! Cabai Turun, Bawang Merah Naik
-
Pasar Logistik ASEAN Tembus Rp6.958 Triliun, Indonesia Punya Peluang Emas Jadi Pemimpin