Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengaku optimis pertumbuhan ekonomi Indonesia akan berada di level 5,2 persen di akhir tahun 2017.
Pada semester I, catatan Badan Pusat Statistik menunjukkan perekonomian nasional tumbuh 5,01 persen. Angka tersebut melambat dibandingkan pertumbuhan ekonomi kuartal kedua 2016 yang sebesar 5,18 persen (year on year/yoy.
"Sekarang gini, sebetulnya semester II itu umumnya kegiatan ekonomi lebih tinggi dibandingkan semester sebelumnya. Ya kenapa enggak (realistis). Bisa saja bergeraknya tidak langsung 5,4 tapi kemudian makin tinggi, dan seterusnya,” kata Darmin Nasution di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Senin (14/8/2017).
Melihat kondisi tersebut, Darmin meyakini bahwa perekonomian semester II bisa lebih baik lagi. Ditambah lagi, geliat aktivitas ekonomi umumnya melonjak pada kuartal III dan kuartal IV setiap tahunnya.
"Selain itu, saya beberapa kali cerita, akhir Juni lalu waktu data dikumpulkan, itu pas puasa habis, orang sedang siap-siap mau pulang kampung, sehingga kegiatan belanjanya itu agak ditunda sama mereka untuk belanja di kampung. Makanya saya optimis akhir tahun bisa lebih baik," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Dolar AS Perkasa: Rupiah Tertekan, Yen Jepang Jatuh ke Level Terendah dalam 4 Dekade
-
Harga Pangan Nasional Kompak Turun Hari Ini: Cabai Rawit Merah Masih Bertahan di Atas Rp57 Ribu
-
Harga Emas Antam dan Galeri 24 di Pegadaian Turun Lagi! Saatnya Borong atau Tahan Dulu?
-
BRI Peduli Latih 60 PMI Cirebon Jadi Wirausaha, Siap Bangun Usaha Mandiri
-
CELIOS Ingatkan Risiko Fiskal dan Kerugian Negara di Balik Intervensi Harga LNG Industri
-
Kemenperin Siapkan Dewan Kawasan Industri Nasional, Presiden Bakal Pimpin Langsung
-
Rupiah Kembali Loyo Lawan Dolar AS Lemas ke Level Rp17.888
-
Kesempatan untuk Beli, Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp2,63 Juta/Gram
-
Pasar Antisipasi Perundingan AS - Iran di Doha, Harga Minyak Dunia Melemah
-
IHSG Dibuka Makin Tenggelam ke Level 5.801, BBCA Kembali Dijual Asing