Suara.com - Melengkapi kemeriahan peringatan Hari Listrik Nasional ke 72 tahun 2017, PLN memberikan kado istimewa bagi masyarakat Papua dan Papua Barat.
Kado istimewa itu berupa 101 desa yang tersebar di Papua dan Papua Barat sudah dapat menikmati aliran listrik PLN.
Dari jumlah tersebut 16 desa berada di Sorong, 4 desa di Merauke, 6 desa di Timika, 52 desa di Manokwari, 16 desa di Jayapura, dan 7 desa di Biak.
“Hari ini secara serentak 101desa tersebar sudah menikmati listrik PLN. Ini menjadi kado yang sangat spesial bagi warga Papua dan Papua Barat yang puluhan tahun belum menikmati listrik,” ujar Direktur Regional PLN Maluku Dan Papua Ahmad Rofik saat meresmikan listrik desa di distrik Neney, Manokwari Selatan, Papua Barat.
“Hingga saat ini sudah 117 desa yang berlistrik dari target 379 desa untuk tahun ini. Sisa desa yang belum kami usahakan dapat selesai di akhir tahun ini,” ungkap Ahmad Rofik.
Tersebarnya lokasi pemukiman penduduk di pegunungan serta akses transportasi ke lokasi pemukiman menjadi tantangan tersendiri bagi PLN untuk membangun pembangkit dan jaringan listrik hingga ke pelosok.
“Ada desa yang sistemnya dibuat isolated dengan memasang pembangkit diesel, seperti di distrik Neney ini. Namun banyak diantaranya menggunakan sistem grid (perluasan) dari kelistrikan yang sudah ada sebelumnya,” kata Rofik.
Total kapasitas daya keseluruhan pembangkit PLTD dengan sistem isolated sebesar 300 kW dengan panjang Jaringan Tengangan Menengah (JTM) 214,37 kms dan Jaringan Tegangan Rendah (JTR) 157.04 kms.
“Bukan hal yang mudah untuk merealisasikan target tersebut, banyak kendala-kendala yang dialami oleh petugas lapangan dalam melistriki desa, salah satunya seperti kondisi geografis dan medan yang sulit sehingga menyulitkan mobilisasi
Melalui program Papua Terang 2020, PLN membangun pembangkit dan jaringan listrik hingga ke pelosok desa yang sebelumnya belum berlistrik.
Di tempat yang sama Bupati Manokwari Selatan Markus Waran menyatakan dengan hadirnya listrik PLN di wilayahnya maka ada malam yang menjadi siang.
“Anak-anak sekarang bisa belajar di malam hari. Ada keluarga yang dapat meningkatkan ekonomi dengan bekerja di malam hari,” ujar Markus.
Markus mengaku bahwa keberhasilan melistriki sebagian Manokwari Selatan merupakan hasil kerja sama harmonis pemerintah daerah dengan PLN terutama dalam penyediaan lahan untuk penempatan mesin dan penanaman tiang listrik.
“Kami sudah tegaskan kepada masyarakat sini, kalau mau listriknya ada dan lancar tidak ada lagi upaya untuk menghambat PLN memasang instalasi. Pohon-pohon tidak boleh lagi dekat tiang listrik,” kata Markus.
Dari melistriki 101 desa, 40 distrik, serta 19 kabupaten/kota, PLN mendapatkan penambahan pelanggan kurang lebih sebanyak 1.441 pelanggan tersambung.
Tag
Berita Terkait
-
Info Pemadaman Listrik Jogja Hari Ini, Sabtu 20 Juni 2026: Wilayah Gunungkidul Mati Lampu 3 Jam
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Kenapa Sering Mati Listrik Belakangan Ini? Simak Penjelasan PLN dan Cara Cek Wilayah Terdampak
-
Telepon PLN 123 Apakah Gratis? Cara Lapor Pemadaman Listrik yang Sering Terjadi
-
Kenapa Akhir-Akhir Ini Sering Mati Listrik? Ini Jawaban PLN
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara
-
IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!
-
Pemadaman Listrik PLN Sampai Kapan? Ini Penjelasannya
-
Purbaya Kini Punya Alat Canggih buat Awasi Anggaran TKD Pemda
-
Purbaya Pamer Pertumbuhan Ekonomi RI Kuat di Depan Akademisi China
-
Guncangan Ekonomi Imbas Perang Belum Reda, BI Waspada Dampaknya Pada Masyarakat
-
Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun di Pertengahan Juni 2026, Naik 23,4%
-
Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas
-
Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z
-
Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar