Suara.com - Presiden Joko Widodo mengimbau kepada masyarakat dan pelaku usaha untuk tidak khawatir saat memasuki tahun politik pada 2018 mendatang.
Pasalnya tahun politik justru memberikan dampak baik bagi Indonesia. Bahkan pertumbuhan ekonomi bisa bertambah 0,2 hingga 0,3 persen.
“Karena ada belanja iklan, pembelian kaos sampai sembako. Jadi ini sebuah peluanng yang baik bagi pengusaha,” kata Jokowi dalam acara sarasehan kedua dengan 100 ekonom di Hotel Grand Sahud, Jakarta, Selasa (12/12/2017).
Menurut Jokowi, masyarakat dan pelaku usaha di Indonesia harus optimis dengan kondisi perekonomian. Jokowi mengatakan Indonesia telah mendapat predikat layak investasi dari tiga lembaga pemeringkat intenasional. Peringkat daya saing global naik ke posisi 36 dan ranking kemudahan berusaha RI juga beranjak membaik ke peringkat 72.
“Negara lain saja percaya dengan negara kita, mereka optimis maka dari itu kita harus optimis,” katanya.
Menurut Jokowi, kegiatan politik dan ekonomi berjalan di jalur yang berbeda. Sehingga politik dan ekonomi harus dipisahkan persepsinya.
“Itu kan dua sisi yang berbeda. Kalau bisa dijalankan beriringan justru lebih baik,” katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Purbaya Pede Pertumbuhan Ekonomi 8% Tercapai 2-3 Tahun Lagi
-
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2026 Diproyeksikan Turun ke 5 Persen
-
Disebut Danai Ijazah Palsu Jokowi, Jusuf Kalla Laporkan Pencemaran Nama Baik
-
Perbedaan Mencolok Hampers Jokowi dan Prabowo: Camilan Tradisional vs Bahan Dapur
-
KSSK Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Capai 5,4 Persen
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Apa Itu Tabungan Valas? Kenali Keuntungan dan Risikonya
-
Pengusaha Beras Pusing, Harga Gabah Tembus Rp 8.200 per Kg
-
Harga Bitcoin Mulai Meroket Tembus USD 80.000
-
Damai Timur Tengah Bikin Pasar Bergairah, IHSG Masih di Level 7.100 pada Sesi I
-
BRI KPR Take Over Tenor 25 Tahun, Solusi Cicilan Rumah Lebih Ringan
-
Penyebab Harga BBRI Melesat Hari Ini, Sahamnya Diprediksi Rebound Tinggi
-
Manfaatkan Reksa Dana BRI, Fakultas Pertanian UGM Beasiswai 6 Mahasiswa dari Keuntungan Investasi
-
Purbaya Anggap Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61 Persen Keajaiban: Kita Keluar dari Kutukan 5%
-
Emas Naik Pelan-pelan, Harganya Diproyeksi Bisa Tembus USD 5.200
-
Bertemu di Hotel Borobudur, Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Terseret Dakwaan Korupsi Impor?