Suara.com - PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Kalimantan Selatan siap mendukung dan berkontribusi dalam pembangunan kereta api di Kalimantan khususnya Kalimantan Selatan.
Wakil dari PT Jasa Raharja Kalsel Imam Budi Santoso di Banjarbaru, Selasa (17/4/2018) mengatakan, peran Jasa Raharja Kalsel dalam pembangunan sistem transportasi kereta api tersebut yaitu, memberikan rasa aman dan nyaman bagi penumpang kereta api nantinya.
Berdasarkan UU No. 33 Tahun 1964, disebutkan setiap penumpang yang sah dari angkutan umum termasuk kereta api dijamin oleh Jasa Raharja mulai dari tempat keberangkatan sampai turun di tempat tujuan.
Sebelumnya, PT Jasa Raharja menjadi salah satu pembicara dalam "Talkshow" yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Teknik Mesin Universitas Lambung Mangkurat yang melibatkan Mahasiswa Teknik Mesin se-Kalimantan.
Selain PT Jasa Raharja, hadir sebagai bagai pembicara pertama perwakilan dari PT INKA (Persero) menjelaskan bagaimana agar para Mahasiswa Teknik Mesin dapat turut serta berperan langsung dalam Industri Perkereta apian di Kalimantan.
Saat ini, rencana induk pembangunan jalur transportasi massal tersebut, sudah tersedia, baik dalam pembuatan kereta api sendiri maupun industri pendukung.
Pada acara tersebut, juga dihadiri oleh ahli infrastruktur dan sistem transportasi , yang menjadi pembicara kedua yang menjelaskan, tentang langkah yang dapat diambil para mahasiswa, sebelum masuk ke dunia kerja agar dapat berpartisipasi dalam industri perkereta apian setelah mereka lulus dari bangku kuliah.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Imam Fahrullazi mengatakan akan melakukan percepatan pembangunan trase kereta api dengan menuntaskan proses pembebasan lahan.
Hal tersebut, disampaikan sesuai hasil kesepakatan antara Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota dan Pemprov Kalimantan Selatan.
Imam menyampaikan beberapa kesepakatan lain untuk mempercepat pembangunan trase KA antara lain membuat rekomendasi terkait kesesuaian dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di masing - masing daerah.
Termasuk membuat surat soal sarana dan prasarana perkeretaapian sebagai program strategis Nasional serta menyiapkan skema pendanaannya.
"Realisasi pembangunan kereta api jadi cukup mendesak mengingat makin banyaknya mobil yang berdampak pada kemacetan," jelas Imam.
Selain itu sejumlah ruas jalan belum bisa ditingkatkan kualitasnya dari klas III menjadi klas II.
Jalur kereta api yang akan dibangun dimulai dari Pelabuhan Trisakti Banjarmasin menuju Kabupaten Tabalong melintasi sejumlah kabupaten/kota.
Masing - masing Kabupaten Banjar meliputi Martapura dan Simpang Empat Pengaron, Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah dan Tabalong. (Antara)
Berita Terkait
-
Haul Akbar HUT Jakarta, KAI Buka Alternatif Naik-Turun di Stasiun Jatinegara Mulai Sore Ini
-
Penumpang KA Bersubsidi Tembus 7,8 Juta Orang hingga Mei 2026
-
KAI Siapkan Penerapan Biodiesel B50 pada Operasional Kereta Api
-
Layanan Kereta Indonesia Disebut Sudah Setara Global
-
Dituduh Gila Hormat Gara-Gara Petugas KA Jongkok, Inul Daratista Kasih Paham Netizen: Sok Tahu!
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar
-
Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang
-
UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI
-
Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang
-
Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan
-
Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond
-
Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik
-
Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM
-
Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi
-
Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis